Berita Pemprov Kalimantan Utara

Kendaraan Jadi Barang Bukti, Piutang PKB Tembus Rp 66 Miliar Pemprov Kaltara Bakal Hapus?

“Terus menerus mereka (wajib pajak) tidak membayar pajak karena objeknya ada di kantor polisi sebagai barang bukti. Itu berulang

Net/Google
Ilustrasi - Pajak kendaraan 

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memiliki piutang yang belum tertagih dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp 66,2 miliar.

Jumlah sebesar tersebut adalah akumulasi piutang objek pajak mulai dari 1 tahun sampai lebih dari 5 tahun ke belakang (selengkapnya lihat grafis).

Kepala Bidang Pajak pada Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kaltara Imam Pratikno mengatakan, besarnya nilai piutang tersebut salah satunya dihasilkan dari kendaraan bermotor yang tercatat sebagai barang bukti di kepolisian, akibat kasus pelanggaran maupun kejahatan.

Pemilik kendaraan yang menjadi barang bukti kepolisian umumnya sudah enggan membayar pajak.

“Terus menerus mereka (wajib pajak) tidak membayar pajak karena objeknya ada di kantor polisi sebagai barang bukti. Itu berulang, sampai bertahun-tahun,” tutur Imam, Senin (23/3/2020).

Kendaraan roda dua maupun roda empat yang menjadi barang bukti semestinya dilakukan penghapusan agar tidak terus-menerus menjadi piutang. BPPRD telah menginstruksikan Unit Pelayanan Teknis Badan (UPTB) Samsat mendata seluruh objek pajak PKB yang menjadi barang bukti di kepolisian.

“Barang buktinya tidak kita hapus. Tetapi akuntansi piutangnya di pembukuan kita keluarkan,” tuturnya.

Piutang lainnya disebabkan karena pemilik kendaraan sadar menunggak pembayaran PKB sampai menahun. Tidak sedikit juga pemilik kendaraan membayar pajak hanya sekali di awal pembelian kendaraan, tanpa melakukan hal sama pada masa jatuh tempo selanjutnya.

“Setelah beli kendaraan, lalu dibawa ke desa. Salah satu contohnya, beberapa daerah di perbatasan banyak motor tidak bernomor polisi. Itu termasuk piutang semua, karena tidak membayar pajak,” ujarnya.

Imam Pratikno mengemukakan, BPPRD melalui UPTB Samsat di daerah berupaya keras melaksanakan ekstensifikasi untuk menarik piutang-piutang yang dimaksud. Salah satunya, melaksanakan razia-razia kendaraan bermotor di daerah bekerjasama Kepolisian.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved