Virus Corona di Kubar

Pemkab Kutai Barat Tetapkan Situasi Darurat Bencana, ASN Diminta Bekerja di Rumah

Pemkab Kutai Barat ( Kubar ), Selasa (24/3/2020) menetapkan status daerah, sebagai Darurat Bencana Covid-19. Pemkab Kubar sistem kerja di rumah

TribunKaltim.co/Febriawan
Sekda Kubar Yacob Tullur MM, memimpin rapat koordinasi penanganan virus covid-19 di Kubar, Selasa (24/3/2020)yang berlangsung di lantai tiga kantor Bupati Kubar, 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR  - Pemkab Kutai Barat ( Kubar ), Selasa (24/3/2020) menetapkan status daerah, sebagai Darurat Bencana Covid-19.

Menyusul terbitnya status tersebut, terhitung mulai sejak tanggal 26 Maret 2020 mendatang. Pemkab Kubar memberlakukan sistem kerja dari rumah untuk ASN di lingkungan Pemkab Kubar.

“Keputusan ini kita ambil, berdasarkan hasil rapat bersama dengan tim gugus penanggulangan covid-19 di Kubar, dan segenap kepala OPD di Lingkungan Pemkab Kubar,” tegas Sekda Kubar Yacob Tullur usai memimpin rapat di kantor Bupati Kubar.

Dalam rapat itu, hadir Kepala Dinas Kesehatan, Dirut RSUD HIS, dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kubar.  Dari hasil pertemuan itu lanjut Sekda. Disepakati untuk memberlakukan sistem kerja dari rumah untuk para ASN.

RS Pratama Linggang Bigung Kutai Barat Akam Difungsikan Tempat Isoslasi Pasien Virus Corona

UPDATE Jumlah ODP Corona di Kutai Barat Meningkat jadi 91 Orang, Satu PDP Dirujuk ke Samarinda

Cegah Virus Corona, Warga Kampung Engkuni Pasek, Kutai Barat Lakukan Ritual Adat Tulaq Bala

Keputusan itu akan ditandatangani oleh Bupati. “Surat edarannya nanti langsung ditandatangani lBupati, berdasarkan hasil rapat hari ini,” tegasnya

Meski demikian kata Yacob, pemberlakuan sistem kerja dari rumah ini tidak seluruhnya dilakukan oleh ASN. Yang mana kebijakan itu hanya diperuntukan bagi ASN yang memiliki golongan di bawah eselon 3.

“Tidak meliburkan, tapi memberlakukan sistem kerja dari rumah. Khususnya bagi ASN esellon 3 ke bawah saja. Sementara untuk eselon 2 dan 3 tetap turun ke kantor untuk memantau perkembangan,” tegasnya.

Cegah Corona,Tim Gugus Tugas Kutai Barat Semprot Disinfektan

Stok Bahan Pangan di Kutai Barat Aman, Pantauan Disdagkop di Pasar Juga Belum Ada Kenaikan Harga

Kebijakan itu kata Yacob, dilakukan mengingat saat ini tingginya ODP di Kubar. Hiingga hari ini tercatat ada sebanyak 91 ODP dan 2 PDP di Kubar. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari hari sebelumnya (Senin 23/3.2020) yang jumlahnya  hanya 51 orang.

Sekda menegaskan, banyaknya jumlah ODP di Kubar menyusul banyaknya orang keluar masuk dari dan ke Kubar. Langkah yang dilakukan saat ini ialah, mendirikan pos pemantauan di pintu masuk Kubar. Baik itu darat, sungai hingga udara.

Pos itu masing-masing dilengkapi tenaga medis. “Setiap orang yang akan masuk ke Kubar akan menjalani pemeriksaan di perbatasan,” tegasnya.  (NAW).

IKUTI >>>>> Update Virus Corona

Penulis: Febriawan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved