Selasa, 28 April 2026

Hari Raya Nyepi

Sambut Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Balikpapan Laksanakan Ibadah Mandiri

Pemandangan tak biasa terlihat di Pura Giri Jaya Natha Kota Balikpapan. Padahal di tahun-tahun sebelumnya, pura ini selalu ramai dipenuhi umat Hindu

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola
Tribunkaltim.co, Fachmi Rachman
Beberapa umat Hindu di Pura Giri Jaya Natha Kota Balikpapan tengah menyambut hari Nyepi, Selasa (24/3/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Pemandangan tak biasa terlihat di Pura Giri Jaya Natha Kota Balikpapan. Padahal di tahun-tahun sebelumnya, pura ini selalu ramai dipenuhi oleh umat Hindu yang akan melaksanakan ibadah Nyepi.

Di tahun 2020 ini, perayaan Nyepi di Kota Balikpapan, umat Hindu merayakannya dengan melaksanakan ibadah mandiri di rumah masing-masing.

Mereka diizinkan ke pura, hanya untuk melaksanakan ibadah kecil dan memberi sesajian.

Hal ini tidak lepas dari adanya wabah pandemi Covid-19 atau Virus Corona yang tengah mewabah di seluruh wilayah Indonesia termasuk Kota Balikpapan.

Ini ditegaskan oleh Panindita Ketut Wirata yang mengatakan umat Hindu di Kota Balikpapan menyesuaikan kebijakan pemerintah kota.

Perayaan Hari Raya Nyepi di Samarinda Terpusat di Pura Jagat Hita Karana Sungai Pinang Dalam

Kumpulan Ucapan Selamat Hari Raya Nyepi 25 Maret 2020 Lengkap dengan Makna dan Filosofinya

Ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Dalam Bahasa Indonesia, Inggris dan Bali, Bisa Dikirim Lewat WhatsApp

Sebab, dalam ajarannya umat Hindu mengenal empat guru termasuk salah satunya pemerintah.

"Semua kita taati, hari ini kita lakukan upacara yang paling minim dan sederhana, agar umat tidak banyak berdatangan, sehingga bisa membatasi gerak orang agar tidak menyebar virus corona di sini," ujar Panindita Ketut, Selasa (24/3/2020).

Dari pantauan Tribunkaltim.co saat datang ke Pura, memang terlihat umat Hindu Balikpapan melaksanakan upacara Nyepi secara mandiri.

Dengan tidak mengikuti upacara besarnya termasuk Mbhubhu. Upacara ini hanya dilaksanakan oleh Panindita dan beberapa pengurus pura.

Sedangkan umat lainnya yang berjumlah dua orang, hanya melaksanakan sembahyang mandiri di tengah pura.

"Upacara yang sifatnya mengumpulkan massa kita batasi. Hanya tokoh tertentu yang memang harus ada di pura. Upacara Mbhubhu yang dilakukan menjelang maghrib juga hanya akan dilaksanakan 6 orang," jelasnya.

Kumpulan Doa dan Ucapan Selamat Hari Raya Nyepi 2020 Tahun Baru Caka 1942, Bagikan Lewat WhatsApp!

Kumpulan Ucapan Selamat Hari Raya Nyepi 2020 Bahasa Bali, Inggris & Artinya, Cocok Dibagi di Medsos

Sementara itu, Panindita berujar bahwa perayan Nyepi kali ini dirasa istimewa. Sebab, perayaan Nyepi dilakukan oleh seluruh orang di dunia karena melakukan isolasi diri dan melakukan social distancing, hal tersebut sesuai dengan makna Nyepi.

Dengan upacara Nyepi yang dilakukan secara mandiri, umat Hindu di Kota Balikpapan berharap agar Covid-19 atau Virus Corona bisa cepat menghilang dari muka bumi.

Memang tidak ada doa khusus terkait ini, namun Panindita berujar pada upacara Melasti telah dimohonkan agar wabah pandemi Virus Corona segera menghilang.

"Secara khusus kita mohonkan, kita harap semua kekotoran yang ada di dunia itu dibuang ke laut utamanya sebagai pelebur, kemudian kita mengambil saripati dari kehidupan. Dan tahun ini alam mengajarkan kita untuk menyepi," tandasnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved