Cegah Virus Corona, 7 Rapat Pembahasan Raperda di DPRD Bontang Ditunda Hingga Kondisi Normal

Cegah Virus Corona, 7 Rapat Pembahasan Raperda di DPRD Bontang Ditunda Hingga Kondisi Normal

Tribunkaltim.Co/M Fachri Ramadhani
Kantor DPRD Bontang yang terletak di Bontang Lestari, Bontang, Kalimantan Timur, tampak sepi. Cegah Virus Corona, 7 Rapat Pembahasan Raperda di DPRD Bontang Ditunda Hingga Kondisi Normal 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG- Agenda DPRD Bontang di akhir Maret 2020 dipastikan tertunda lantaran status KLB yang baru saja ditetapkan Pemerintah Kota Bontang, usai satu warga Bontang dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona.

Hal tersebut dibenarkan Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris, Rabu (25/3/2020) saat dihubungi Tribunkaltim.co lewat sambungan telepon.

Menurutnya, kegiatan dewan yang mengumpulkan massa dalam jumlah banyak, termasuk aktivitas di kantor dewan memang harus diminimalisir.

"Tidak ada yang lebih utama selain kesehatan masyarakat, soal Perda kalau keadaan normal, kan bisa dilanjutkan," katanya.

Disinggung soal agenda RDP, mewakili lembaga ia meminta pengertian dari seluruh komponen masyarakat melihat situasi dan kondisi saat ini.

Dinkes Bontang Semprot Desinfektan Rusunawa Guntung,Bila Outbreak Siap Dipakai Tampung Pasien Corona

Mendadak Muncul Hantavirus di China saat Virus Corona Mewabah, 1 Orang Terinfeksi Meninggal Dunia

Penundaan tersebut bertujuan demi menjaga keselamatan warga Bontang.

"Tentu kita apresiasi atas usaha dan upaya yang sudah dilakukan Wali Kota Bontang dan seluruh kepala daerah di Kaltim. Masyarakat juga agar dapat mematuhi itu," imbuhnya.

Selain itu, masyarakat diminta patuh terhadap Maklumat Kapolri, mengingat ada ancaman pidana satu tahun bagi warga yang tak mengindahkan anjuran pemerintah pusat.

Terpisah, Kepala Sub Bagian Persidangan, Risalah dan Publikasi Sekretariat DPRD Bontang, Mikhael Edy mengatakan, sejak Senin (23/3/2020) tidak ada lagi agenda dewan, seperti rapat, sidak, hingga agenda kedinasan.

Semuanya ditiadakan sementara. "Seluruh agenda dewan ditunda sampai dengan tanggal yang ditetapkan pemerintah," katanya.

DPRD harus menunda semua rapat pembahasan peraturan daerah (Raperda).

Tingkat Kematian Akibat Virus Corona Lebih Rendah dari Indonesia, Malaysia Perpanjang Lockdown

Dua Pasien Positif Virus Corona di RS AM Parikesit Tenggarong, Kondisinya Semakin Membaik

Berikut 7 pembahasan Raperda yang tertunda gara-gara wabah covid-19 :

1. Raperda perubahan atas Perda nomor 3 tahun 2010 tentang sistem penyelenggaraan pendidikan
2. Raperda tentang pengelolaan barang milik daerah
3. Raperda tentang pengelolaan limbah B3
4. Raperda tentang pengelolaan sampah
5. Raperda tentang lalu lintas dan angkutan jalan
6. Raperda tentang keterbukaan informasi publik
7. Raperda tentang penyelenggaraan ketertiban umum, ketentraman dan perlindungan masyarakat. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Rahmad Taufiq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved