Virus Corona

Hentikan Sementara Pelayanan Samsat Selama Dua Bulan, Ini Strategi Bapenda Kaltim

Menyikapi merebaknya penyebaran Covid-19 ( Virus Corona ), Badan Pendapatan Daerah Kaltim menghentikan sementara operasional pelayanan Samsat

TribunKaltim.Co/Siti Zubaidah
BAYAR PAJAK BERMOTOR - E-Samsat bayar pajak kendaraan tak perlu antre, 2 Kota di Kalimantan Timur Ini layani sampai malam. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Menyikapi merebaknya penyebaran Covid-19 ( Virus Corona ), Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda ) Kaltim menghentikan sementara operasional pelayanan Samsat di Kaltim.

Penghentian bersifat sementara ini dilakukan Pemprov Kaltim dalam upaya mendukung pencegahan dan penyebaran virus Corona. Sekaligus pula menindaklanjuti telegram Kapolri Nomor: ST/967/I/Yan1.1/2020 yang dikeluarkan, pada Senin (23/3/2020) lalu.

“Telegram Kapolri itu, tentang Penutupan Sementara Yan Satpas/Gerai Simling dan Samsat Sejak Tanggal 24 Maret - 29 Mei 2020,” ujar Kepala Bapenda Kaltim, Hj Ismiati melalui siaran persnya, pada Rabu (25/3/2020).

“Pemprov Kaltim lewat Bapenda mendukung penuh segala upaya pencegahan penyebaran virus Corona di ruang pelayanan publik, lanjutnya menjelaskan.

Gerai SIM Keliling dan Samsat Ditutup Sementara, Pembayaran Dapat Melalui e-Samsat Online

Cegah Covid-19, Layanan Samsat Ditutup, Pembayaran PKB Lewat E-Samsat hingga 29 Mei 2020

E-Samsat Bayar Pajak Kendaraan tak Perlu Antre, 2 Kota di Kalimantan Timur Ini Layani Sampai Malam

 

Adapun layanan samsat yang ditutup sementara, disampaikan Ismiati, yakni Samsat Induk, Samsat Cabang Pembantu, Samsat Keliling,Samsat Desa,Samsat Terapung, dan Samsat Drive Thru.

“Kami hanya menutup layanan tatap muka. Wajib pajak tetap bisa membayarkan Pajak Kendaraan Bermotor ( PKB ) tahunan melalui Samsat Online atau e-Samsat,"ucapnya.

Dengan dukungan inovasie-Samsat Mobile, Ismiati memastikan, kesiapan sistem milik Bapenda dapat menunjang secara penuh selama masa penutupan sementara layanan tatap muka di Kantor Samsat.

“Sejak imbauan pembayaran melalui channel e-Samsat digaungkan, terjadi peningkatan penggunaan channel tersebut sampai dengan 87 persen. Sehingga, masyarakat pun tidak perlu khawatir. Sebab, selama layanan Samsat ditutup sementara,” tandasnya.

Dijelaskan pula olehnya, pemerintah tidak memberikan denda PKB dan denda sumbangan wajib dan kecelakaan lalulintas jalan ( SWDKLLJ ), apabila belum bisa membayarkan pajak kendaraannya ketika jatuh tempo

“Pokoknya yang jatuh tempo pada periode 24 Maret sampai 30 Juni 2020 atau saat penutupan layanan tidak akan dikenakan denda,"jelasnya.

Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Gubernur Kaltim Resmikan Samsat Penuh Samboja,

Astra Motor MT Haryono Beri Layanan Samsat Keliling, bisa Perpanjang Surat Kendaraan dan Urus SIM

Bukan hanya itu, Ismiati menuturkan, kemudahan lain yang dihadirkan Bapenda juga bisa dimanfaatkan masyarakat yang ingin mengetahui tentang info pajak kendaraan, dapat mengakses simpator.kaltimprov.go.id.

“Didalam website tersebut juga bisa dilihat realisasi penerimaan PKB dan BBNKB yang tersaji secara realtime. Kami mengajak wajib pajak diseluruh lapisan masyarakat agar tetap mematuhi imbauan pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

“Melaksanakan pola hidup sehat, bersama kota menjaga antar sesama agar tidak terjangkit virus mematikan ini. Bersama kita berdoa agar Bangsa Indonesia dapat mengatasi dan melewati pandemi ini secepatnya. Khususnya di Kaltim," sambungnya. (ink)

IKUTI >>>>>> Update virus Corona

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved