Breaking News
Selasa, 7 April 2026

Virus Corona

Pandemi Covid-19, Kalimantan Utara Peroleh Bantuan 2.000 Alat Pelindung Diri

Jubir Dinas Kesehatan Kaltara, Agust Suwandy, mengatakan Kaltara mendapatkan bantuan 2.000 alat pelindung diri (APD

Penulis: Amiruddin | Editor: Mathias Masan Ola
Tribunkaltim.co, Amiruddin
Agust Suwandy 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Juru bicara penanganan Covid-19 atau virus Corona Dinas Kesehatan Kalimantan Utara ( Kaltara ), Agust Suwandy, mengatakan Kaltara mendapatkan bantuan alat pelindung diri (APD).

Bantuan APD tersebut diberikan pemerintah, melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bantuan APD yang diperoleh Kaltara, sebanyak 2 ribu set.

"2 ribu set APD tersebut berasal dari BNPB, dan saat ini sudah berada di kantor penghubung Kaltara, yang ada di Jakarta," kata Agust Suwandy, kepada TribunKaltim.co, Rabu (25/3/2020).

Agust menambahkan, APD tersebut bakal tiba di Kaltara, pada Kamis (26/3/2020) besok. APD tersebut rencanannya diangkut menggunakan pesawat Batik Air, dari Jakarta ke Kaltara.

Waspada Virus Covid-19, Bus Damri di Tanjung Selor Kaltara Rutin Dibersihkan, Disemprot Disinfektan

Fokus Upaya Pencegahan Covid-19, Pemprov Kaltara Realokasi Anggaran Rp 30 Miliar

Paling Rentan Tertular Covid-19, Dinkes Kaltara Instruksikan Kabupaten/Kota Aktifkan Posyandu Lansia

"Ada 40 dos, masing-masing berisi 50 APD. Biasanya kalau bantuan APD itu terdiri dari pakaian, kacamata, sepatu boat, dan lainnya," ujarnya.

Rencanannya, bantuan APD tersebut bakal didistribusikan kepada rumah sakit yang ada di Kaltara. Seperti rumah sakit di Kabupaten Bulungan, Tana Tidung, Malinau, Nunukan, dan juga Kota Tarakan.

Terutama dua rumah sakit rujukan pasien Corona di Kaltara, yakni RSD Soemarno Sosroatmodjo dan RSUD Tarakan. Masing-masing rumah sakit, kata dia, sejak awal telah diminta bersiap, jika sewaktu-waktu menerima pasien Corona.

Pandemi Virus Corona, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Tambah SOA dan Minta Deportasi WNI Ditunda

Pandemi Virus Corona, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Tambah SOA dan Minta Deportasi WNI Ditunda

Seperti menyiapkan ruang isolasi khusus, sebelum dirujuk ke rumah sakit rujukan yang ditunjuk pemerintah. "Kalau untuk jangka panjang, APD itu mungkin belum cukup. Tetapi kita juga sudah berusaha, dengan memesan sendiri APD," tuturnya.

Ia berharap, pandemi Corona segera berakhir, dan masyarakat bisa beraktivitas normal seperti biasanya. Sekadar diketahui, hingga saat ini orang dalam pemantauan (ODP) covid-19 sebanyak 170 orang di Kaltara.

Warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 8 orang, sedangkan pasien positif Corona belum ditemukan.

IKUTI >>>>>> Update virus Corona
(TribunKaltim.co/Amiruddin)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved