Berita DPRD Kalimantan Timur

Adam Imbau Masyarakat Kaltim Tetap di Rumah Demi Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

Anggota DPRD Kaltim Muhammad Adam mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama berupaya memutus rantai

Adam Imbau Masyarakat Kaltim Tetap di Rumah Demi Memutus Rantai Penyebaran Covid-19
HUMAS DPRD KALTIM
Anggota DPRD Kaltim Muhammad Adam 

SAMARINDA - Anggota DPRD Kaltim Muhammad Adam mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama berupaya memutus rantai penyebaran wabah COVID-19 sesuai anjuran yang telah disampaikan pemerintah.

Yaitu dengan social distance, hindari keluar rumah jika tidak penting dan menjalankan kebijakan bekerja dari rumah bagi yang bisa dilakukan demikian.

Lebih lanjut, Politisi asal Dapil Balikpapan ini juga mengungkapkan bahwa dalam menyikapi mewabahnya virus ini, tentu DPRD Kaltim sangat mendukung langkah-langkah yang sudah dilakukan, baik pemerintah pusat terlebih Pemprov Kaltim dan juga kabupaten/kota di Kaltim.

" Seperti langkah antisipasi berupa aturan dan regulasi. Apalagi ini bukan bencana nasional tapi bencana dunia. Telah kita saksikan beberapa negara yang telah terpapar sekaligus melumpuhkan perekonomian dunia. Bahkan, dollar sudah di angka Rp 17.000. Walau demikian, kita harus fokus pada penanganan wabah ini di Kaltim," kata Adam.

Tekait regulasi surat edaran Gubernur Kaltim mengenai Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk Kaltim hingga 90 hari kedepan sejak 20 maret telah ada. Adam mengimbau masyarakat untuk tidak keluar rumah jika tidak ada yang penting, termasuk work from home (WFH).

Menurutnya, percuma jika ada yang sudah sangat disiplin, namun masih ada masyarakat lain yang keluyuran serta tidak menjaga dirinya dan keluarganya.

"Padahal tujuan semua itu memutus mata rantai penyebaran virus. Selain itu, lakukan semua anjuran pemerintah terkait menjaga kebersihan seperti rajin mencuci tangan dengan benar setiap saat," ungkapnya.

Selain itu ia juga mengajak masyarakat untuk menhindari kerumunan masa, seperti berkumpulnya banyak orang dalam sebuah hajatan. Adam juga memberikan apresiasi bagi mereka yang rela menunda acara seperti pernikahan untuk menghindari penularan virus ini.

"Masing-masing diri harus disosialisasikan demi menjaga ketahanan imun tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi sehat. Sehingga, secara otomatis badan kita memiliki pertahanan melawan berbagai penyakit minimal dalam 14 hari, karena berdasarkan informasi bahwa masa inkubasi covid 19 ini selama itu," urainya.

Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat terus mensosialisasikan dan himbau untuk menjaga kebugaran tubuh agar jika terpapar maka tubuh akan menciptakan imun yang mampu mematikan virus corona dalam tubuh.

"Faktanya, 85 persen mereka yang terpapar virus tidak menunjukkan gejala seperti apa yang telah banyak didengar. Mereka merasa sehat-sehat saja, terutama kepada manula diatas 60 tahun, apalagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu," sebutnya.

Oleh sebab itu, lanjut Adam, ia mengajak untuk membudayakan hidup sehat dan memberikan dukungan bagi mereka yang terpapar agar bisa melewati masa penyembuhan dengan segera.

“Apresiasi sangat tinggi juga saya berikan bagi para medis baik itu dokter dan semua medis lainnya yang telah tulus ikhlas bekerja keras. Usaha mereka tak akan berakhir jika tidak ada dukungan dari seluruh masyarakat. Mohon pengertian kepada seluruh masyarakat agar mengikuti seluruh imbauan pemerintah," pungkasnya. (adv/hms5)

Tags
covid-19
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved