Virus Corona

Pandemi Virus Corona, Pasar Tradisional Sepi,Penjualan Bawang di Pasar Segiri Turun Hingga 30 Persen

Pandemi virus corona di kota Samarinda Kalimantan Timur, sangat berpengaruh bagi perekonomian masyarakat.

Tribunkaltim.co, M Riduan
Pandemi Virus Corona, pasar sepi, penjualan bawang di Pasar Segiri menurun hingga 30 persen 

TRIBUN KALTIM. CO, SAMARINDA - Pandemi virus corona di kota Samarinda Kalimantan Timur, sangat berpengaruh bagi perekonomian masyarakat.

Ditambah telah ditetapkannya social distancing demi pencegahan penyebaran wabah virus corona atau covid-19.

Saat ditelusuri oleh Tribunkaltim.co, Kamis (26/3/2020) pada pukul 17.30 Pasar Segiri Kota Samarinda, terlihat lebih sepi dari biasanya.

Menurut Idris salah satu penjual bawang, penyebab sepinya pasar karena para pembeli takut akan adanya penyebaran wabah virus corona sehingga pasar terlihat sepi.

"Mungkin mereka takut dengan adanya virus corona, kalau saya sendiri juga was-was dengan adanya itu," ucap penjual bawang tersebut.

Wisata Edukasi, Kebun Raya Balikpapan Miliki Koleksi Bawang Dayak, Nama Lainnya Disebut Tiwai

Wabah Covid-19 Menyebar Harga Bawang dan Ikan di Pasar Segiri Samarinda Naik, Pembeli Menurun

Inilah yang Akan Terjadi pada Tubuh Anda Jika Tempelkan Bawang Merah pada Kaki Saat Tidur

Dengan sepinya pasar tersebut, membuat penjualan bawang menjadi menurun. "Penjualan berkurang sekitar 30 persenan," ucap Idris.

Ia juga menyampaikan alasan penjualan menjadi menurun dikarenakan pemborong yang biasanya membeli tidak lagi mengambil.

"Biasanyakan orang pasar malam ngambil ke saya, karena pasar malam tutup, penjualan kami juga semakin sepi," terang idris. (m14)

Penulis: Muhammad Riduan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved