Residivis Curanmor Asal Samarinda Jaringan Lintas Kota Diciduk Lagi, Lima Motor Hasil Curian Disita

AW (23) warga kota Samarinda kembali di ciduk Polisi dari tim Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim beberapa waktu lalu.

Residivis Curanmor Asal Samarinda Jaringan Lintas Kota Diciduk Lagi, Lima Motor Hasil Curian Disita
Tribunkaltim.co/Zainul
AW (23) warga kota Samarinda kembali di ciduk Polisi dari tim Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Belum lama menghirup udara segar setalah bersarang di balik jeruji besi sel tahanan Polresta Samarinda selama kurang lebih 4 tahun.

Seorang pria berinisial AW (23) warga kota Samarinda kembali di ciduk Polisi dari tim Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim beberapa waktu lalu.

Ia merupakan residivis kasus pencucian kendaraan bermotor (Curanmor) jaringan lintas kota.

Modus tersangka dalam melancarkan aksinya yaitu dengan cara memantau rumah-rumah warga, jika dilihat tidak ada penghuninya disitulah ia beraksi melakukan pencurian sepeda motor dengan cara dicungkil menggunakan kunci leter T.

Kendaraan hasil curiannya tersebut kemudian ditampung di satu tempat dan dikirim ke beberapa daerah di Kaltim untuk dijual.

Wadirkrumsus Polda Kaltim, AKBP Roni Faisal membeberkan tersangka di amankan di kota Tepian Samarinda saat sedang asik tidur-tiduran di rumahnya usai menggondol sepeda motor korbannya.

Dari hasil penyelidikan sementara, korban diketahui sudah beraksi di empat tempat kejadian perkara (TKP) berbeda di wilayah Samarinda.

Penangkapan tersangka bermula dari laporan masyarakat terkait maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor.

" Ada empat TKP dan empat LP. Kita berhasil mengamankan satu orang.
Untuk modusnya yang bersangkutan ini ada dua orang patroli melihat rumah kosong lalu mereka masuk mengambil motor dengan menggunakan kunci T lalu membawa kabur," katanya saat kegiatan rilis yang berlangsung di Halaman Mapolda Kaltim, Kamis (26/3).

Lebih lanjut AKBP Roni Faisal menjelaskan dari kasus tersebut tim Jatanras Polda Kaltim melakukan penyelidikan dan berhasil mengajak tersangka.

Dari tangan tersangka, polisi menyita lima unit sepeda motor hasil kejahatan tersangka beserta rekannya yang saat ini masih menjadi buronon Polisi.

" Barang bukti ada 5 sepeda motor dan ini akan kita kembangkan lagi mungkin saja ini jaringan antar kota dan yang satunya lagi masih DPO. Kita akan lakukan pendalaman ada berapa unit yang diambil oleh tersangka, ini 5 kendaraan ini diambil dalam waktu satu Minggu," lanjutnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 363 ayat 1 dan 5 KUHP Junto pasal 65 KUHP tentang pencurian dengan ancaman kurungan penjara 8 tahun.

"Yang bersangkutan ini dijerat pasal 363 ayat 1 dan 5 KUHP junto pasal 65 KUHP dengan pidana pencurian dengan kurungan maksimal 8 tahun dan yang bersangkutan merupakan residivis dengan kasus yang sama," pungkas.

(Tribunkaltim.co)

Penulis: Zainul
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved