Virus Corona

Sebaran 790 Pasien Positif Corona di Indonesia, Daerah Anies Baswedan Tiap Hari Tambah Kasus Baru

Sebaran 790 pasien positif Virus Corona di Indonesia, daerah Anies Baswedan tiap hari tambah kasus baru.

Sebaran 790 Pasien Positif Corona di Indonesia, Daerah Anies Baswedan Tiap Hari Tambah Kasus Baru
(covid19.go.id)
Sebaran 790 Pasien Positif Corona di Indonesia, Daerah Anies Baswedan Tiap Hari Tambah Kasus Baru 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebaran 790 pasien positif Virus Corona di Indonesia, daerah Anies Baswedan tiap hari tambah kasus baru.

Kasus Virus Corona di Indonesia terus bertambah.

Juru bicara Pemerintah untuk penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan, jumlah total pasien positif Virus Corona atau terjangkit covid-19 sudah mencapai 790 orang.

 Di ILC, Driver Ojol Curhat Dapati Hal Tak Terduga Saat Virus Corona Merebak, Karni Ilyas Tersentuh

 Daftar Lokasi 427 Pasien Positif Virus Corona di Wilayah Anies Baswedan, Semua Kelurahan Jakarta Ada

 Jokowi Bocorkan 4 Provinsi Bakal Terima Dampak Buruk Virus Corona, Bukan Jakarta, 2 di Kalimantan

 Kabar Gembira, Ilmuwan China Akhirnya Ungkap Kapan Virus Corona Bisa Lenyap Tak Bersisa dan Caranya 

Hal ini disampaikan Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Rabu (25/3/2020).

Angka tersebut berdasarkan data terbaru yang dirangkum Pemerintah sejak pukul 12.00 WIB Selasa (24/3/2020) hingga pukul 12.00 WIB Rabu.

"Ada penambahan kasus positif, yang kami dapatkan dari pemeriksaan PCR. Jumlahnya ada 105 kasus.

Sehingga saat ini total ada 790 kasus pasien positif covid-19," ujar Yuri.

Sebanyak 105 kasus baru ini tercatat dari sembilan provinsi, antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Berdasarkan tabel data harian perkembangan pasien covid-19 yang dipaparkan Yuri, hingga 25 Maret sebaran penularan covid-19 terjadi di 24 provinsi.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020). Dalam keterangan persnya Achmad Yurianto menyampaikan sebanyak empat orang dinyatakan suspect virus Corona karena telah melakukan kontak langsung dengan warga Depok yang positif sebelumnya dan mengalami gejala-gejala awal seperti Influenza yang kini tengah diobservasi dan menunggu hasil pasti dari pemeriksan laboratorium.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020). Dalam keterangan persnya Achmad Yurianto menyampaikan sebanyak empat orang dinyatakan suspect virus Corona karena telah melakukan kontak langsung dengan warga Depok yang positif sebelumnya dan mengalami gejala-gejala awal seperti Influenza yang kini tengah diobservasi dan menunggu hasil pasti dari pemeriksan laboratorium. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Dengan kata lain, belum ada provinsi baru yang mencatat adanya kasus perdana penularan covid-19 hingga saat ini.

Halaman
1234
Editor: Rita
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved