Pilkada Kukar

Senior Golkar Kukar Turun Gunung dalam Bursa Balon Wabup Kukar, Ini Kata Balon Bupati Abdul Rasid

Usai mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon wakil bupati Kukar melalui jalur partai, politisi senior Golkar Setia Budi langsung ke ruang foto

Senior Golkar Kukar Turun Gunung dalam Bursa Balon Wabup Kukar, Ini Kata Balon Bupati Abdul Rasid
TRIBUNKALTIM.CO /JINO PRAYUDI KARTONO
Bakal calon wakil bupati Setia Budi ( tengah ) berbincang dengan Abdul Rasid ( kanan ) yang merupakan calon yang diusung Partai Golkar Kutai Kartanegara. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Usai mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon ( Balon ) wakil bupati Kukar melalui jalur partai, politisi senior Golkar Setia Budi langsung menuju ruang foto yang berada di lantai dasar kantor DPD Golkar, Kamis (26/3/2020). Pengambilan foto itu merupakan salah satu persyaratan seleksi Balon Wakil Bupati Kukar.

Semua Balon tidak hanya mengambil foto saja, namun sosialisasi ke masyarakat jikamerupakan bakal calon. Hal itu menjadi penilaian DPD Golkar yang diteruskan ke DPP nantinya.

Usai foto dilanjutkan dengan silaturahmi dengan Bacalon Bupati Abdul Rasid. Sembari berbincang, Abdul Rasid memberikan pendapatnya terhadap sosok Setia Budi. Menurut Abdul Rasid loyalitas atau kesetiaan Setia Budi di Golkar tidak bisa dianggap remeh.

Sebab Setia Budi sudah menjadi kader Golkar pada tahun 1992. Bahkan saat Kutai Kartanegara masih menjadi kabupaten Kutai pun sosok Setia Budi sudah muncul.

"Kalau bicara soal Golkar, pak Setia Budi sudah tidak diragukan lagi. Dia senior Golkar dan dedikasi beliau terhadap Golkar tidak bisa diragukan lagi," tuturnya.

KH Abu Ali dan Saifuddin Marzuki Kembalikan Formulir Penjaringan Balon Wabup Kukar Partai Golkar

Surat Keberatan Rita Wdiyasari Terkait Pemilihan Wabup Kukar yang Kosong, Begini Tanggapan Pengamat

Diselingi Candaan, KH Abu Ali Paparkan Visi Misi Calon Wabup Kukar di Partai PAN, Ini Isi Paparannya

Menurutnya sosok Setia Budi ini bisa menjadi contoh bagi para kader Golkar lainnya. Sekaligus menjadi sebuah langkah baik untuk menjaga suara partai di wilayah Kukar ini.

Meskipun Setia Budi adalah orang senior di Golkar Kukar, tetap peraturan penjaringan harus dipatuhi. Nantinya tim akan menilai siapa yang pantas menjadi orang nomor dua yang mendampinginya.

"Dari hasil survei sangat menentukan sekali dalam kita menentukan wakil, disamping faktor-faktor yang lain," pungkas Rasid. Setelah proses pendaftaran ini selesai, akan ada proses sosialisasi dan survei terhadap para bakal calon wakil bupati yang mendaftar ke Golkar. (jnp)

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved