Berita Pemprov Kalimantan Utara

Libatkan Perangkat dan Mitra Desa, Kaltara Bentuk Relawan Desa Lawan Covid-19

Relawan Desa Lawan COVID-19 dengan struktur dan tugas yang diisi oleh perangkat desa dan mitra desa.

Tribunkaltim.co, Amiruddin
Kepala Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kaltara, H Amir Bakry 

TANJUNG SELOR – Merujuk pada Surat Edaran (SE) Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) No 8/2020 tentang Desa Tanggap COVID-19 dan Penegasan Karya Tunai Desa (PKTD), Pemprov Kaltara segera menerbitkan SE Gubernur yang berkaitan dengan tindaklanjut dari SE tersebut terkait prioritas penggunaan dana desa melalui program PKTD.

Ini disampaikan Kepala Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kaltara, H Amir Bakry usai menghadiri rapat terbatas bersama Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

"Dalam rapat tersebut, Gubernur menginstruksikan kepada kami untuk menindaklanjuti arahan Presiden RI terkait penggunaan dana desa yang bertujuan memperkuat sendi perekonomian melalui PKTD. Tindak lanjut itu akan dirumuskan dalam Surat Edaran Gubernur," kata Amir, Kamis (26/3/2020).

Nantinya, lanjut Amir, SE ini menjadi dasar bagi pemerintah desa untuk terlibat dalam pencegahan dan penanganan pandemik wabah Covid-19.

Ada tiga ruang lingkup yang menjadi fokus nantinya, yaitu penegasan PKTD, Pembentukan Desa Tanggap COVID-19 dan Penjelasan mengenai perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“SE ini juga menjadi dasar bagi perubahan APBDes untuk mengeser pembelanjaan bidang dan sub bidang lain menjadi bidang penanggulangan bencana, keadaan darurat, dan mendesak, serta bidang pelaksanaan pembangunan desa melalui PKTD,” urainya.

Untuk diketahui, pola PKTD yang menggunakan dana desa fokus pada pengelolaan secara swakelola, pendayagunaan sumber daya alam, teknologi tepat guna, inovasi dan sumber manusia desa.

Nantinya pekerja akan diprioritaskan bagi anggota keluarga miskin, pengangguran dan setengah penganggur serta masyarakat marjinal dengan pembayaran upah kerja diberikan setiap hari.

“Pada pelaksanaan kegiatan PKTD tentunya mengikuti ketentuan yang sudah diatur, yaitu menerapkan jarak aman antar pekerja minimun 2 (dua) meter dan pakerja yang sedang batuk atau pilek wajib menggunakan masker,” tambahnya.

Selanjutnya, dalam Desa tanggap COVID-19 akan membentuk Relawan Desa Lawan COVID-19 dengan struktur dan tugas yang diisi oleh perangkat desa dan mitra desa.

Untuk tugas relawan Desa Lawan COVID-19, selain melakukan pencegahan, juga melakukan penanganan terhadap warga desa korban COVID-19 dan senantiasa melakukan koordinasi secara intensif dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota, dinas kesehatan DPMD serta BPBD.(adv/humas)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved