Virus Corona di Samarinda

Dosen dan Mahasiswa Unmul Samarinda Produksi 200 Jamu Anticorona Buat Pejuang Garis Depan

Dosen dan Mahasiswa Unmul Samarinda Produksi 200 Jamu Anticorona Buat Pejuang Garis Depan

Tribunkaltim.Co/Muhammad Riduan
Dosen dan Mahasiswa Unmul Samarinda Produksi 200 Jamu Anticorona Buat Pejuang Garis Depan 

TRIBUNKALTIM. CO, SAMARINDA- Dosen dan mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda yang tergabung sebagai tim Satgas penanganan covid-19 membuat jamu anti Virus Corona.

Mereka memproduksi jamu 200 botol yang disiap dibagikan kepada para pejuang garis depan dalam menangani kasus covid-19, seperti tim medis, petugas kesehatan, TNI-Polri dan Satpol PP.

Jamu anticorona ini memiliki komposisi bahan, seperti jahe, kunyit, sambiloto, daun kelor, meniran dan madu kelulut.

Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Kalimantan Timur memproduksi jamu, sebelumnya dari Fakultas Farmasi Unmul telah memproduksi hand sanitizer guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau covid-19.

Produksi jamu tersebut dibuat oleh Satgas covid-19 Unmul yang dibentuk oleh Rektor Unmul Masjaya, bekerja sama dengan Fakultas Kehutanan, Fakultas Farmasi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang diketuai oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim, Dr. Nataniel Tandirogang.

Tim Satgas tersebut tidak hanya berasal dari kalangan dosen, tapi juga dibantu oleh para mahasiswa.

Tak Hanya Orang Dewasa, Anak-anak Juga Bisa Terinfeksi Virus Corona, Kenali Tanda-tanda & Gejalanya

Wakil Walikota Bandung Sembuh dari Virus Corona, Yana Mulyana Ceritakan Beratnya Proses Penyembuhan

Dekan Fakultas Kehutanan, Prof Dr Rudianto Amirta, selaku salah satu pengarah tim Satgas covid-19 Unmul menyampaikan bahwa alasan utama dalam membuat jamu tersebut karena melihat Alat Pelindung Diri (APD) yang kurang.

"Yang diserang Virus Corona inikan imun kekebalan tubuh, jadi berdasarkan pemikiran tersebut maka kita buatlah jamu," ucapnya kepada Tribunkaltim.co saat didatangi di tempatnya, Jumat (27/3/2020).

Jamu tersebut akan didonasikan buat mereka yang berjuang di garis terdepan.

"Target kita memproduksi 1.000 liter, pada tahap awal. Itu dikhususkan kepada rumah sakit dan layanan kesehatan yang langsung berhadapan dengan penanganan covid-19.

Halaman
12
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved