Virus Corona di Tarakan

RSUD Tarakan Bantah Ada Kelalaian Penanganan Pasien Positif Virus Corona

ihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Kalimantan Utara, membantah adanya kelalaian SOP dalam penanganan pasien positif Virus Corona atau covid-

TribunKaltim.Co/Alfian
Direktur Utama RSUD Tarakan, M Hasbi Hasyim 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Kalimantan Utara, membantah adanya kelalaian SOP dalam penanganan pasien positif Virus Corona atau covid-19.

Direktur Utama RSUD Tarakan, M Hasbi Hasyim, menjelaskan bahwa pihaknya sudah menjalankan fungsi penanganan sesuai protap yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Ia mengungkapkan bahwa pasien dengan jenis kelamin perempuan berusia 79 tahun ini awalnya mendapat rujukan ke RSUD tidak melalui Puskesmas atau Fasiltas Kesehatan Tingkat Pertama (FKPT).

"18 Maret 2020 pasien datang ke praktek spesialis penyakit dalam, dengan keluhan lemas sejak 3 hari tidak ada demam tidak ada batuk dan pilek, riwayat berpergian dan riwayat gula disangkal. Kemudian pasien dikirim ke RSUD Tarakan untuk rawat inap," ucapnya saat hadir di jumpa pers perkembangan Covid-19 di kantor Dinkes Tarakan, Sabtu (29/3/2020).

Setelah melihat riwayat perjalanan penyakit pasien tidak dicurigai sebagai covid-19 karena tidak ada tanda-tanda yang mengarah ke covid-19, sesuai protap atau pedoman yang dikeluarkan Kemenkes.

Baca Juga

Update Virus Corona di Kukar, Jumlah ODP 269 Orang dan PDP 8 Orang, Kecamatan Tenggarong Terbanyak

Skenario Terburuk Virus Corona Diungkap Ilmuwan Matematika, 50 Persen Warga Jakarta Terinfeksi

Desainer Kenamaan Indonesia Berhenti Bikin Kebaya Beralih Produksi APD Untuk Tim Medis Corona

"Dalam protapnya, disebutkan harus ada deman, batuk, pilek dan usia tidak menjadi patokan untuk diagnosis ke covid-19," kata Hasbi.

Halaman
123
Penulis: Alfian
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved