Virus Corona di Kaltim

Cegah Virus Corona di Kaltim, Ingat Daya Tampung RS Terbatas, Mari Ikuti Anjuran Pemerintah

Penambahan jumlah pasien dengan status ODP, PDP dan positif corona, baik di tingkat nasional maupun daerah di Kaltim terus meningkat

Dok TribunKaltim.co
Plt Kepala Dinkes Kaltim Andi M Ishak 

TRIBUN KALTIM. CO, SAMARINDA - Perkembangan kasus virus corona atau covid-19 sungguh cepat. Penambahan jumlah pasien dengan status ODP, PDP dan positif corona, baik di tingkat nasional maupun daerah di Kaltim terus meningkat.

Kata pepatah lama mencegah lebih baik daripada mengobati. Ini sangat efektif jika kita semua mengikutinya. Terlebih akhir-akhir ini pemerintah dengan dibantu berbagai pihak telah berusaha melakukan pencegahan agar kasus ini tidak menggelinding.

Coba anda bayangkan, jika kasus ini terus meningkat, sementara jumlah tenaga medis tidak bertambah, apa yang terjadi. Dokter terbatas, perawat terbatas, obat-obatan terbatas, alat pelindung diri terbatas. Daya tampung rumah sakit terbatas.

Lalu kenapa kita harus menambah beban itu kepada tenaga medis kita? Mari kita cegah, ikuti saja semua anjuran pemerintah. Jangan anggap remeh, jangan sombong.

Baca Juga;

Kaltim Tambah 6 Positif Virus Corona, 1 Orang Usai Ikuti Ijtima Jamaah Tabliq di Gowa, Sulsel

Kaltim jadi Provinsi Kedua di Luar Jawa dengan Kasus Terbanyak Positif Corona

Jika Keberangkatan Haji Ditunda Tahun Ini, Kemenag Kaltim Sebut Dana Pelunasan Bakal Dikembalikan

Berita terakhir, ada penambahan 6 orang positif covid-19 di Kalimntan Timur, salah satunya setelah mengikuti kegiatan Ijtima jamaah tabliq di Goa, Makassar.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur ( Dinkes Kaltim ) Andi M Ishak, mengungkapkan untuk penambahan 6 orang positif kemarin, Sabtu (28/3/2020), semuanya di Kota Balikpapan.

"BPN 7 (49), merupakan tracing kontak, merupakan suami dari BPN 2 yang sama-sama melakukan perjalanan ke Jepang. Dan BPN 8 (17) merupakan anak dari BPN 2 dan BPN 7. 

BPN 9 (50) merupakan tracing kontak dengan klaster pertemuan nasional sidang sinode yang merupakan salah satu peserta dari pertemuan tersebut.

BPN 10 pasien merupakan warga Banjarmasin, yang mengikuti kegiatan ijtima jamaah tabliq di Goa, Makassar yang rencananya dilaksanakan tanggal 19 sampai 22 Maret, tetapi belum mulai sudah dibubarkan, jadi belum sempat terlaksana.

Ketika pulang, ia melewati kota Balikpapan dan diperiksa di sana dia mengalami sakit, dengan gejala keluhan demam dan batuk, langsung dilakukan pemeriksaan di RS Kanujoso Balikpaan dan hasilnya positif,.

Halaman
12
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved