Virus Corona

Bukan Lockdown, Anies Baswedan Surati Jokowi Minta Pemerintah Lakukan Karantina Wilayah Jakarta

Bukan lockdown, Anies Baswedan surati Presiden Jokowi minta Pemerintah lakukan karantina wilayah Jakarta, ini penjelasan Mahfud MD

Kolase TribunKaltim.co / Situs Covid-19 Pemprov DKI Jakarta dan Tribunnews
Bukan Lockdown, Anies Baswedan Surati Jokowi Minta Pemerintah Lakukan Kawantina Wilayah Jakarta 

TRIBUNKALTIM.CO - Bukan lockdown, Anies Baswedan surati Presiden Jokowi minta Pemerintah lakukan karantina wilayah Jakarta cegah penyebaran Virus Corona covid-19, ini penjelasan Mahfud MD.

Rencana lockdown demi meredam penyebaran Virus Corona di Indonesia, mulai beredar sejak Minggu (29/03/2020).

Disebut-sebut Jakarta bakal menjadi prioritas utama andai Presiden Jokowi menetapkan lockdown.

Namun kabar tersebut diluruskan Menko Polhukam Mahfud MD.

Menurutnya Gubernur DKI Anies Baswedan sudah menyurati Presiden Jokowi dan isinya bukan meminta kebijakan lockdown Jakarta.

Melainkan meminta Pemerintah pusat melakukan karantina wilayah Jakarta demi mencegah penyebaran covid-19.

Perhatikan dengan Seksama Gejala Ringan Tanda-tanda Terinfeksi Virus Corona, Cek Bagian Ini

5 TERPOPULER: PNS Bogor Positif Corona Meninggal, dr Tirta Desak Anies Baswedan, Bonek Bantu Risma

675 Kasus Positif Virus Corona di Jakarta, Geisz Chalifah: Anies Baswedan Kehilangan Selera Humor

Mahfud MD menuturkan, surat tertanggal 28 Maret 2020 yang dikirimkan Anies Baswedan untuk Presiden Jokowi, diterima pada Minggu (29/3/2020).

“Baru sampai hari ini (kemarin.red), sudah minta kepada presiden untuk memberlakukan karantina wilayah DKI Jakarta dengan tetap memperhatikan hak-hak dasar dan kebutuhan dasar rakyat,” ujar Mahfud MD seperti dikutip dari tayangan KompasTV.

Menurutnya, sudah ada beberapa daerah yang secara resmi menerapkan karantina wilayah.

Namun, Mahfud MD mengungkapkan, Pemerintah akan membahas soal substansi dan teknis dari karantina wilayah pada Selasa (31/3/2020).

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved