Virus Corona

Mahfud MD Ingin Karantina Wilayah Adopsi Lockdown di Belanda, Warga Masih Bisa Keluar dengan Syarat

Mahfud MD ingin Karantina wilayah adopsi lockdown di Belanda, warga masih bisa keluar dengan syarat

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Mahfud MD ingin Karantina wilayah adopsi lockdown di Belanda, warga masih bisa keluar dengan syarat 

TRIBUNKALTIM.CO - Mahfud MD ingin Karantina wilayah adopsi lockdown di Belanda, warga masih bisa keluar dengan syarat .

Wacana tentang karantina wilayah kini tengah digodok oleh pemerintah .

Langkah ini diprediksi diambil untuk mencegah penyebaran virus Corona di Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) soal karantina wilayah akan dibahas. Lockdown di Belanda akan diadopsi. Seperti apa?

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD seperti dilansir Kompas.com dari atikel berjudul "Begini Gambaran Karantina Wilayah Menurut Mahfud MD",

Karantina wilayah yang akan ditetapkan di Indonesia ini menurut Mahfud MD, pemerintah mengadopsi pada penerapan lockdown yang diberlakukan di Belanda.

 Urutan 2 Virus Corona di Bawah Jakarta, Ridwan Kamil Tunggu Restu Jokowi untuk Lockdown Jawa Barat

 Telegram Polisi, Jajaran Idham Azis Bersiap Jakarta Lockdown, Keluar Masuk Akan Dijaga TNI - Polri

“Yang kita inginkan seperti di Netherland itu sekarang, kan lockdown namanya di sana, kita karantina wilayah namanya, jadi orang masih boleh berjalan, bahkan tadi cucu saya di sana masih jalan-jalan ke taman, tapi dijaga, enggak boleh jarak sekian,” ucap Mahfud.

Lebih lanjut Mahfud menjelaskan, penerapan karantina wilayah tersebut akan diajukan pemerintah daerah.

Menurutnya, PP yang dirancang akan diterapkan bagi daerah yang ingin melakukan karantina wilayah.

“Daerah masing-masing menentukan pilihan apa yang akan dibatasi, jenis-jenis apa, apakah harus belajar dari rumah, bekerja di rumah, apa dan sebagainya, itu nanti yang menentukan daerah masing-masing,” tuturnya.

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved