Virus Corona di Balikpapan

Pandemi Virus Corona di Balikpapan, ASITA Beberkan 100 Persen Tidak Ada Kunjungan Wisatawan

ASITA Kota Balikpapan beberkan virus Covid-19 atau Virus Corona membawa sektor usaha jasa perjalanan wisata mencapai titik terendah.

TribunKaltim.co/Heriani Amir
Ketua ASITA Balikpapan, Tan Lili, Minggu (29/3/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata ( ASITA ) Kota Balikpapanm Kalimantan Timur menyebut pandemi coronavirus disease atau virus Covid-19 atau Virus Corona membawa sektor usaha jasa perjalanan wisata mencapai titik terendah.

Beberapa travel memilih mengurai jam kerja, memberlakukan work from home (WFH) hingga merumahkan karyawan akibat penghentian operasi sementara.

Kondisi pariwisata khususnya travel agent terjun bebas di Kota Balikpapan.

Ada beberapa travel mengurangi jam kerja.

"Memberlakukan WFH, dan menutup sementara sampai kondisi membaik," ujar Ketua ASITA Balikpapan, Tan Lili, Minggu (29/3/2020).

BACA JUGA:

 Warga Banjarmasin Lewati Balikpapan, Usai Ikuti Ijtima Jamaah Tabliq di Gowa, Positif Virus Covid-19

 Masjid Al Ikhlas Balikpapan, Mulai 29 Maret Hentikan Ibadah Berjamaah Salat Lima Waktu dan Jumat

Tan Lili menyebut kondisi saat ini cukup miris, tidak hanya dialami penyedia jasa agen perjalanan saja. Namun banyak sektor baik jasa maupun barang.

"Sangat miris karena deng covid-19 ini sangat berdampak sekali terhadap kami travel agent dan pariwisata indonesia," imbuhnya.

Perempuan berambut panjang ini menyebut, pembatalan perjalanan atau kunjungan wisata dimulai sejak isu Virus Corona santer terdengar.

Puncaknya saat munculnya edaran pemerintah tentang membatasi diri di tempat umum dan larangan berkumpul.

Halaman
12
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved