Virus Corona di Kaltara

Tanggap Darurat Virus Covid-19, Perlukah Kaltara Lockdown? Ini Tanggapan Rektor UBT Prof Adri Patton

Kalimantan Utara ( Kaltara ) kini ditetapakan sebagai salah satu Provinsi dengan status Zona Merah virus Covid-19 atau Virus Corona.

Dok Tribunkaltim.co
Gedung kampus Universitas Borneo Tarakan yang diresmikan penggunannya, Jumat (28/2/2020). Kalimantan Utara ( Kaltara ) kini ditetapakan sebagai salah satu Provinsi dengan status Zona Merah virus Covid-19 atau Virus Corona. Rektor Universitas Borneo Tarakan ( Rektor UBT ), Prof Adri Patton, menganggap, pemberlakuan lockdown harus dilihat dari berbagai sudut pandang. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Kalimantan Utara ( Kaltara ) kini ditetapakan sebagai salah satu Provinsi dengan status Zona Merah virus Covid-19 atau Virus Corona.

Menyusul ditemukannya dua kasus pasien positif virus Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan sampel spesimen di Litbangkes.

Kedua pasien positif virus Covid-19 masing-masing dirawat di RSUD Tarakan dan RSD Soemarno Sosroatmodjo, Bulungan.

Masyarakat Kaltara terutama di Kota Tarakan pun merespon hal tersebut.

Dengan meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara ( Pemprov Kaltara ) maupun Pemerintah Kota Tarakan (Pemkot Tarakan ) untuk melakukan lockdown.

Sejauh mana lockdown atau karantina wilayah bisa optimal dijalankan dan bagaimana konsekuensinya?

BACA JUGA:

 Dinkes Kaltim Laporkan Kasus Transmisi Lokal Virus Covid-19 di Balikpapan, Warga Bisa jadi ODP Semua

 Wabah Virus Covid-19, Dinkes Kaltim Kesulitan Mendata Peserta Ijtima Dunia di Gowa Sulawesi Selatan

Sebagai akademisi Rektor Universitas Borneo Tarakan ( Rektor UBT ), Prof Adri Patton, menganggap.

Pemberlakuan lockdown harus dilihat dari berbagai sudut pandang tentang peruntukannya.

Bergantung dari sudut pandang, kalau sudut pandang kesehatan karena tidak diperbolehkan adanya kerumunan massa.

Halaman
123
Penulis: Alfian
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved