Virus Corona di Balikpapan

Berjemur Bantu Perkuat Imunitas Tubuh tapi Tidak Matikan Virus, Ini Penjelasannya

Masyarakat ramai-ramai berjemur di tengah pandemi coronavirus disease atau covid-19. Berjemur dilakukan pukul 10.00 pagi selama 15 menit

Tribunkaltim.co, Heriani
ilustrasi penjual sayur di Pasar Tradisional Rapak Plaza Balikpapan 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Masyarakat ramai-ramai berjemur di tengah pandemi coronavirus disease atau covid-19. Berjemur dilakukan pukul 10.00 pagi selama 15 menit ditengarai dapat membunuh virus tersebut.

Ketua Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kaltim Wiryanto menyebut, berjemur dapat membunuh virus corona adalah hoax. Bukan membunuh, namun sinar matahari dapat melemahkan virus. Hal tersebut karena membuat manusia yang berjemur memiliki tingkat imunitas yang baik.

Wiryanto menegaskan bahwa berjemur memanglah sangat bermanfaat untuk kesehatan. Gerakan berjemur sinar matahari pukul 10.00 selama 15 menit diyakini mampu meningkatkan kesehatan manusia.

"Bukan berarti berjemur bisa membunuh virus. Sebab penularan utamanya melalui benda-benda yang terpapar virus," ungkapnya.

Bukan Berjemur, Konsumsi Jenis Sayuran Ini Dapat Menangkal Virus Corona Dalam Tubuh

Berjemur Tak Bisa Matikan Virus Corona, Ini Aktivitas yang Bisa Dilakukan Selama di Rumah

Gaya 6 Artis Saat Berjemur di Rumah: Pamer Tato di Dada hingga Baca Buku, Ayu Ting Ting Tak Sendiri

Wiryanto menambahkan, salah satu cara untuk menjaga ketahanan tubuh dengan meningkatkan imunitas tubuh. Dalam tubuh manusia terdapat kandungan pro Vitamin D. Bahasa biokimia disebut sebagai dehydrocalciferol.

"Berjemur di bawah sinar matahari maka membuat pro vitamin D dalam tubuh ini berubah menjadi Vitamin D. Di mana, Vitamin D merupakan salah satu jenis vitamin yang bersama dengan vitamin C membantu meningkatkan imunitas tubuh," terangnya.

Wiryanto melanjutkan, meningkatnya imunitas ini maka virus Corona tidak akan mudah menginfeksi tubuh. Selain itu, ia tidak menganjurkan mengonsumsi minuman terlalu manis. Minuman manis dapat mengubah perbandingan kalsium dan fosfor yang seharusnya 3 banding 1 dapat menjadi 3 banding 1,5.

Bisa Berjemur di Sinar Matahari, Ini Hal-hal yang Bisa Dilakukan untuk Mengusir Kantuk Pagi Hari

Sepele Tapi Penting untuk Tangkal Corona, Sebaiknya Jangan Diam Dalam Rumah di Jam Ini, Berjemurlah

Petugas Medis Juga Kena Virus Corona, Dokter Spesialis Paru Ungkap Penyebab, Salah Satunya Berjemur

Akibatnya, vitamin D ditarik keluar tubuh melalui urine dan keringat. Sehingga akan menurunkan imunitas tubuh. Masyarakat diimbau untuk konsumsi makanan yang tepat untuk menjaga kelengkapan gizi.

Nasi sebaiknya dikomsumsi secukupnya. Dilengkapi dengan dengan lauk olahan kacang-kacangan seperti tahu dan tempe. Sayur pun, dimasak bening saja untuk membantu menambah cairan tubuh. Yang paling penting banyak mengkonsumsi air putih.

"Misalnya konsumsi jenis sayuran hijau yang mengandung protein tinggi seperti sawi daging, sawi hijau, dan sayuran berwarna lainnya. Di antaranya wortel, taoge, terong ungu, kecipir, daun katuk, dan lainnya. Sayuran zaman dulu yang dilupakan masyarakat, seperti kalakai dan pakis nyatanya mengandung antibiotik dan antioksidan sangat baik dikonsumsi," pungkasnya.

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Balikpapan

Penulis: Heriani AM
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved