Virus Corona di Kaltim

Diterpa Pandemi Virus Corona, Apersi Kalimantan Timur Beri Keringanan Kredit Rumah MBR

Dia mengatakan, akibat virus Covid-19 ini, sepertiga dari 189 negara anggota IMF akan terimbas. Termasuk di Indonesia, Kalimantan Timur.

Penulis: Heriani AM | Editor: Budi Susilo
TribunKaltim.co/Budi Susilo
Keberadaan Rumah MBR Pesona Bukit Batuah di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur yang diguyur hujan pada Selasa (31/3/2020) siang. Pandemi virus Covid-19 telah mengguncang sendi perekonomian masyarakat. Hal itu menjadi hambatan besar untuk kepemilikan Rumah MBR. Para pengembang penyedia Rumah MBR pun memberikan kemudahan terkait pembiayaan DP (down payment, red) yang hanya satu persen dari harga jual. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah terus berupaya melakukan langkah penyelamatan akibat perlambatan ekonomi yang berlangsung terus menerus dan signifikan akibat wabah Virus Corona atau virus Covid-19.

Pemerintah terus berupaya mempertahankan daya beli masyarakat, mengurangi risiko pemutusan hubungan kerja, dan mempertahankan produktivitas ekonomi.

Demikian disampaikan oleh Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva kepada Tribunkaltim.co pada Selasa (31/3/2020).

Dia mengatakan, akibat virus Covid-19 ini, sepertiga dari 189 negara anggota IMF akan terimbas. Georgieva mengatakan IMF saat ini memprediksi pertumbuhan ekonomi global 2020 akan berada di bawah level 2,9 persen dan perkiraan revisi akan dikeluarkan dalam beberapa minggu mendatang.

Perubahan pandangan ini akan merepresentasikan lebih dari penurunan 0,4 poin persentase dari tingkat pertumbuhan 3,3 persen di tahun 2020 yang IMF perkirakan pada Januari berdasarkan meredanya ketegangan perdagangan Amerika Serikat dan China.

BACA JUGA:

 Warga Banjarmasin Lewati Balikpapan, Usai Ikuti Ijtima Jamaah Tabliq di Gowa, Positif Virus Covid-19

 Masjid Al Ikhlas Balikpapan, Mulai 29 Maret Hentikan Ibadah Berjamaah Salat Lima Waktu dan Jumat

Salah satu opsi yang akan diambil pemerintah dalam menekan penurunan krisis ekonomi adalah relaksasi kredit pemilikan rumah.

Pemerintah bakal memberi bantuan cicilan rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah ( Rumah MBR ) yang sedang mengambil kredit rumah bersubsidi.

Pemerintah akan memberikan dua stimulus. Pertama adalah subsidi selisih bunga selama 10 tahun. Bunga di atas lima persen, selisihnya dibayar pemerintah. Selain itu, pemerintah memberikan bantuan pembayaran uang muka anggaran untuk pembelian rumah bersubsidi.

Namun, Presiden Jokowi tak merinci berapa bantuan uang muka yang akan diberikan pemerintah untuk tiap orang. Ia hanya menyebut jumlah total anggaran yang disiapkan pemerintah untuk program ini adalah sebesar Rp 1,5 triliun.

Ia mengatakan, kebijakan physical distancing untuk mencegah penularan Virus Corona memang bisa berdampak pada MBR.

Ketua Asosiasi Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia ( Apersi ) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kalimantan Timur, Sunarti Amirullah pun menyebut pandemi virus Covid-19 telah mengguncang sendi perekonomian masyarakat.

BACA JUGA:

 BREAKING NEWS Satu Pasien Positif Covid-19 di Kota Balikpapan Meninggal Dunia, Ini Identitasnya

 Satu Pasien Positif Virus Covid-19 di Kota Balikpapan Meninggal Dunia, Begini Kronologinya

“Hal itu menjadi hambatan besar untuk kepemilikan Rumah MBR. Para pengembang penyedia Rumah MBR pun memberikan kemudahan terkait pembiayaan DP (down payment, red) yang hanya satu persen dari harga jual, ujar Sunarti saat dihubungi Tribunkaltim.co, Selasa (31/3/2020).

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved