Virus Corona di Kutim

Tak Terapkan Lockdown, Pemkab Kutim Jaga Ketat Tiga Titik Pintu Masuk dan Wilayah Perbatasan

Tak Terapkan Lockdown, Pemkab Kutim Jaga Ketat Tiga Titik Pintu Masuk dan Wilayah Perbatasan

Tribunkaltim.Co/Dian Mulia Sari
Bupati Kutai Timur, Ismunandar melaksanakan video converence bersama jajaran. Tak Terapkan Lockdown, Pemkab Kutim Jaga Ketat Tiga Titik Pintu Masuk dan Wilayah Perbatasan 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA- Pemerintah Kabupaten Kutai Timur ( Kutim ), Kalimantan Timur hingga saat ini belum melakukan langkah lockdown terhadap wilayahnya terkait pandemi covid-19.

Meski demikian, Bupati Kutim Ismunandar telah melakukan langkah-langkah dalam mencegah penyebaran covid-19 terhadap masyarakat Kutim.

Ismunandar mengatakan, jika pemerintah telah melakukan strategi dalam upaya mencegah penyebaran covid-19 di daerahnya dengan menjaga secara ketat di kawasan perbatasan Kutai Timur.

Ada 3 titik dijaga secara ketat. Wilayah tersebut merupakan pintu masuk atau perbatasan daripada wilayah yang menjadi jalur keluar-masuk Kabupaten Kutai Timur, antara lain perbatasan Kutai Timur dan Berau.

"Kita lakukan penjagaan yang ketat terhadap setiap pintu-pintu ke Kutai Timur jadi ada 3 yang berbatasan dengan Kutai Kartanegara yang mau masuk ke Kutim, kemudian yang berbatasan dengan Berau," ujar Ismunandar saat melakukan video conference Selasa (31/3/2020).

Selain itu, Ismunandar mengatakan, pemerintah sudah mengajak seluruh pihak kecamatan untuk ikut membantu dalam proses pencegahan penyebaran covid-19 dengan mengawasi warga yang baru datang dari luar daerah.

Anak Buah Megawati Kritik Opsi Darurat Sipil Jokowi Lawan Virus Corona, Tak Relevan untuk Covid-19

Di Tengah Wabah Virus Corona, Bupati PPU Buka Musrenbang RKPD 2021, Libatkan 20 Peserta

Kemudian pihaknya juga menempelkan stiker pada setiap rumah tersebut hingga 14 hari ke depan.

"Dari pintu masuk ini sudah kita periksa dan ini yang kemudian kita kerja sama dengan kecamatan untuk mengawasi dan setiap rumah yang diawasi kita bagi stiker selama 14 hari kalau tidak terjadi apa-apa baru stikernya kita cabut," ujar Ismunandar. (*)

IKUTI >>  Update Virus Corona

IKUTI >>  Update Virus Corona di Kutim

Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved