Berita Pemkab Berau

328 PKL di Berau Tutup Usahanya, Pemkab Siapkan Rp 35 Miliar Bantu Pedagang Terdampak Covid-19

"Mungkin nanti dihitung berdasarkan kebutuhan harian mereka per kepala untuk setiap keluarga. Ini yang akan dibantu.

HUMASKAB BERAU
Pemkab Berau menyiapkan Rp 35 miliar untuk penanganan Covid-19 sekaligus untuk membantu para pedagang kecil terdampak virus tersebut. Keputusan diambil setelah pembahasan yang melibatkan Pemkab Berau dan DPRD Berau, Senin (30/3/2020) malam. Rapat tersebut dihadiri Bupati Berau Muharram, Wakil Bupati Agus Tantomo, Ketua DPRD Madri Pani dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau menyiapkan anggaran senilai Rp 35 miliar yang diambil dari SiLPA tahun anggaran 2019 untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Anggaran tersebut juga digunakan dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Bumi Batiwakkal.

Keputusan tersebut diambil setelah pembahasan yang melibatkan Pemkab Berau dan DPRD Berau, Senin (30/3/2020) malam. Rapat tersebut dihadiri Bupati Berau Muharram, Wakil Bupati Agus Tantomo, Ketua DPRD Madri Pani dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dari hasil rapat tersebut disimpulkan bahwa Pemkab Berau akan memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Dimana sebelumnya dalam melakukan pencegahan penyebaran virus tersebut, Pemkab Berau telah mengeluarkan kebijakan untuk melakukan pembatasan aktivitas di luar rumah. Salah satunya yang terdampak dari kebijakan tersebut adalah para pedagang pinggir jalan.

"Jadi kita bakal membantu mereka. Harus ada solusi sehingga perekonomian mereka tetap berjalan normal. Karena selama ini sudah tidak berjualan lagi," ujar Muharram.

Disampaikan Muharram, bahwa anggaran Rp 35 miliar tersebut, Rp 15 miliar diperuntukan untuk tindakan preventif penyebaran Covid-19, seperti pembelian alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis dan penjagaan pospos perbatasan.

Sementara Rp 20 miliar diperuntukan bagi para pedagang yang telah menutup usahanya beberapa waktu lalu.

Saat ini ada 328 PKL yang menutup usahanya.

"Selain itu, bantuan juga bakal kita berikan kepada masyarakat kurang mampu yang juga terdampak virus ini. Secara teknis akan kita bicarakan lagi untuk pemberian bantuannya, yang pasti pemerintah menyiapkan solusi dalam membantu masyarakat ini," jelasnya.

Sementara Wakil Bupati Agus Tantomo menyampaikan bahwa pendataan harus secepatnya dilakukan. Untuk mengetahui secara pasti jumlah masyarakat yang bakal diberikan bantuan tersebut. Sehingga peruntukannya bisa tepat sasaran.

"Mungkin nanti dihitung berdasarkan kebutuhan harian mereka per kepala untuk setiap keluarga. Ini yang akan dibantu. Untuk jangka waktunya masih melihat kondisi yang ada," katanya. (adv/Hms5)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved