Virus Corona di Kaltara

Imbas Pandemi Virus Corona, Sensus Penduduk Wawancara di Kaltara Ditunda Hingga September 2020

Sensus Penduduk online diperpanjang, gegara pandemi virus Covid-19 atau Virus Corona, kini diketahui, sebanyak 1.528 kasus virus Covid-19.

TribunKaltim.co/Amiruddin
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara), Eko Marsoro, mengatakan salah satu penyebab sensus penduduk online diperpanjang, gegara pandemi virus Covid-19 atau Virus Corona. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Sensus penduduk online dipastikan diperpanjang hingga 29 Mei 2020 mendatang.

Padahal, Sensus Penduduk online sedianya hanya dilaksanakan 15 Februari hingga 31 Maret 2020.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara ( Kaltara ), Eko Marsoro, mengatakan salah satu penyebab Sensus Penduduk online diperpanjang, gegara pandemi virus Covid-19 atau Virus Corona.

Saat ini diketahui, sebanyak 1.528 kasus virus Covid-19 telah ditemukan di Indonesia.

136 warga dilaporkan meninggal dunia, dan 81 pasien dinyatakan sembuh dari Virus Corona.

BACA JUGA:

 Warga Banjarmasin Lewati Balikpapan, Usai Ikuti Ijtima Jamaah Tabliq di Gowa, Positif Virus Covid-19

 Masjid Al Ikhlas Balikpapan, Mulai 29 Maret Hentikan Ibadah Berjamaah Salat Lima Waktu dan Jumat

"Memang ada efek pandemi Corona yang terjadi sekarang ini, sehingga Sensus Penduduk online akhirnya diperpanjang," kata Eko Marsoro, kepada TribunKaltim.co, Rabu (1/4/2020).

Eko Marsoro menambahkan, warga Kaltara yang telah mengisi Sensus Penduduk online sebanyak 45.617 orang.

Padahal target penduduk Kaltara dalam Sensus Penduduk tahun ini sekitar 700 ribu lebih.

Selain Sensus Penduduk online yang diperpanjang, kata dia, Sensus Penduduk dengan metode wawancara langsung juga ditunda.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved