Minim Tenaga Medis, RSU Tarakan Batasi Pengguna Layanan BPJS Kesehatan Hingga 40 Orang

Minim Tenaga Medis, RSU Tarakan Batasi Pengguna Layanan BPJS Kesehatan Hingga 40 Orang

Tribunkaltim.Co/Risnawati
Walikota Tarakan, dr. Khairul saat meninjau Rumah Sakit Umum Kota Tarakan, Rabu (1/4/20). Minim Tenaga Medis, RSU Tarakan Batasi Pengguna Layanan BPJS Kesehatan Hingga 40 Orang. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Rumah Sakit Umum atau RSU Tarakan, Kalimantan Utara sementara membatasi volume pengguna layanan, kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Tarakan, dr Khairul saat ditemui oleh awak media, Rabu (1/4/20).

"BPJS ini memang belum terlalu banyak ya. Saya dengar tadi 8 poli. Tapi ternyata memang dari manajemen membatasi dulu (pengguna layanan)" ujar dr Khairul.

Ia menyampaikan bahwa tiap poli dibatasi sebanyak 40 pengguna layanan BPJS Kesehatan dalam setiap harinya.

"Jadi kan setiap poli itu dibatasi hanya 40 sebenarnya, melihat jam kerja kan dari pagi sampai sore setiap poli.

Nah poli kita ( RSU Tarakan ) kan hanya ada 4, ini juga dibatasi volumenya untuk hari-hari pertama itu 25 persen dulu," ujarnya.

Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik, DPRD Samarinda Nilai Positif, Banyak Keluhan dari Masyarakat Bawah

BPJS Samarinda Belum Jamin Pembiayaan Pasien Terjangkit Virus Corona, Ini Alasannya

Pembatasan ini dilakukan karena masih minim tenaga medis yang ada di RSU Tarakan, selain itu masih ada pembenahan-pembenahan ruangan yang harus dilakukan.

Dia berharap, kapasitas pengguna layanan dapat dinaikkan sehingga sesuai dengan kapasitas yang diberikan.

"Semakin hari nanti dinaikkan. Mudah-mudahan dalam bulan ini bisa penuh sesuai dengan kapasitas yang disediakan gitu ya," ucapnya. (*)

Penulis: Risnawati
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved