Perempuan di Kutai Barat Harus Berperan Tingkatkan Ekonomi Keluarga
Melalui kebijakan peningkatan kelompok pemberdayaan ekonomi perempuan, pembangunan sumber daya perempuan terus dilakukan.
Penulis: Febriawan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SENDAWAR - Melalui kebijakan peningkatan kelompok pemberdayaan ekonomi perempuan, pembangunan sumber daya perempuan terus dilakukan.
Melalui kebijakan ini, memberi ruang kontribusi perempuan terhadap peningkatan pendapatan keluarga. Hal ini lah yang kini digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar).
Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan DP2KBP3A Kubar Lebok SE, Selasa (31/3/2020) saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan, kebijakan peningkatan kelompok pemberdayaan ekonomi perempuan, dilakukan sebagai upaya pengembangan produktivitas ekonomi perempuan di Kubar.
Dikatakan, tantangan yang dihadapi saat ini adalah minimnya pendidikan dan keterampilan kewirausahaan, sehingga para perempuan kurang mampu membuka lapangan kerja baru.
Maka dari itu, upaya untuk pengembangan industri rumahan perlu dilakukan kerjasama dengan pemerintah kabupaten agar pertumbuhannya terpantau.
Baca Juga
Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keterampilan 640 Pelajar Tarakan Ikut Jumpa Bakti Gembira
Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional (KKIN) VII di BLK Samarinda Resmi Ditutup
Ratusan Pelajar Kota Balikpapan Unjuk Keterampilan Baris-Berbaris Lomba PBB di Ajendam IV Mulawarman
“Termasuk pendampingan lintas sektor secara berkelanjutan untuk peningkatan kualitas produk, inovasi baru dan jejaring pemasaran produk,” ungkap Lebok.
Dia juga berharap, dengan peningkatan kelompok pemberdayaan ekonomi perempuan diharapkan dapat meningkatkan akses kelompok perempuan rumah tangga terhadap informasi teknologi tepat guna dan berbagai sumber pembiayaan.
Lebok memaparkan, kiprah perempuan di bidang ekonomi menjadi bagian dari pemberdayaan perempuan.
Di tengah perekonomian Indonesia saat ini sangatlah penting untuk meningkatkan peran kontribusi dan partisipasi perempuan dalam pembangunan untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Peluang ini harus dapat dimanfaatkan di seluruh kecamatan. Seiring dengan kemajuan tehnologi informasi dan komunikasi khususnya perkembangan ekonomi digital,
telah memberikan kemudahan untuk memasarkan hasil produk industri rumahan melalui internet sehingga proses pemasaran dapat dengan mudah," ujarnya.
Salah satu upaya meningkatkan SDM, lanjut dia, dilakukan melalui pembekalan dan pelatihan agar mereka memiliki keterampilan untuk bekerja.
Diharapkan dengan pendidikan dan pelatihan SDM yang ada di Kubar akan memiliki keterampilan kemampuan untuk menciptakan industri rumahan.
Industri rumahan, sebutnya, merupakan industri skala mikro yang dilakukan oleh rumah oleh anggota keluarga dengan menggunakan peralatan sendiri dan dilaksankan dengan sangat sederhana.
"Pengembangan industri rumahan terus menggeliat dan peran perempuan menjadi ujung tombak. Di mana industri rumahan memiliki potensi besar mendorong dan memperkuat ketahanan keluarga diberbagai aspek," ujarnya. (*)
Baca Juga
Wujudkan Desa Mandiri,3 Ribu Masyarakat Desa di PPU Akan Mendapatkan Pelatihan Keterampilan
Prajurit dan PNS Penyandang Disabilitas Kodam VI/Mulawarman akan Dibekali Keterampilan
Persiapan Proyek Kilang Minyak di Bontang, Dinas Tenaga Kerja Siapkan Keterampilan Tenaga Kerja
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/lebok-dp2kbp3a-kutai-barat.jpg)