Virus Corona

Jokowi Beri Waktu 2 Hari Kepada Terawan untuk Selesaikan Peraturan Menteri Kesehatan Terkait PSBB

Jokowi meminta Menteri Kesehatan Terawan untuk segera menyelesaikan Peraturan Menteri Kesehatan terkait PSBB, paling lambat 2 hari.

Kompas.com/Ihsanuddin
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto umumkan kasus pertama positif Corona di Indonesia, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/20) 

TRIBUNKALTIM.CO - Jokowi beri waktu 2 hari kepada Terawan untuk selesaikan Peraturan Menteri Kesehatan terkait PSBB.

Jokowi meminta Menteri Kesehatan Terawan untuk segera menyelesaikan Peraturan Menteri Kesehatan terkait PSBB, paling lambat 2 hari.

Presiden Joko Widodo alias Jokowi memerintahkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk segera menyelesaikan Peraturan Menteri Kesehatan ( Permenkes ) tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ).

Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan rapat terbatas melalui telekonferensi lanjutan bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju.

 Larangan Lockdown Berbuntut Panjang, Bupati Ini Minta Luhut Tak Bicara Sembarangan: Ini Rakyat Kami

 Jokowi Ungkap Motif Sebenarnya Pilih PSBB Dibanding Karantina Wilayah, Lockdown Itu Apa Sih?

 Anies Baswedan Curhat Kewenangannya Terbatas Cegah Virus Corona di Jakarta, Tak Boleh Lockdown

Jokowi menjelaskan peraturan tersebut nantinya akan menjadi pedoman Pemerintah Indonesia dalam upaya percepatan penanganan covid-19.

"Rujukan dan prosedurnya sudah jelas, dan tinggal nanti Menteri Kesehatan mengatur lebih rinci dalam peratuan meteri"

"Apa kriteria daerah yang bisa ditetapkannya PSBB dan langkah apa yang bisa dilakukan Pemerintah Daerah. Saya minta maksimal 2 hari peraturan menteri sudah selesai," ujar Jokowi dikutip dari channel YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (2/4/2020).

Jokowi melanjutkan, Permenkes tersebut juga sebagai tindak lanjut dari penetapan status kedaruratan kesehatan masyarakat beberapa waktu lalu.

"Saya mengingatkan kita telah menetapkan status kedaruratan kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial berskala besar"

Halaman
1234
Editor: Rita
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved