Liga 1

Menyisakan 2 Pemain yang Cedera, Ini Cara Physiotherapist Borneo FC Cek Kondisi Punggawa Pesut Etam

Borneo FC Samarinda masih menyisakan dua pemain yang alami cedera, yakni Diego Michiels dan Diogo Campos.

TribunKaltim.Co/Sapri Maulana
Gelandang Borneo FC Samarinda, Diogo Campos, usai menjalani sesi latihan bersama rekan setimnya di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kukar, Selasa (4/2/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Borneo FC Samarinda masih menyisakan dua pemain yang alami cedera, yakni Diego Michiels dan Diogo Campos.

Sebelum manajemen Borneo FC memperbolehkan seluruh penggawa kembali ke daerah dan negara asalnya, dua pemain tersebut masih alami cedera.

Cedera yang dialami kapten Borneo FC, Diego Michiels didapatkan pasca dirinya mengalami kecelakaan lalu lintas pada medio awal Maret 2020 lalu usai berkendaraan menggunakan motor bersama istrinya.

Sedangkan cedera Diogo Campos didapatkan pasca beberapa hari usai laga melawan Persela Lamongan.

Physiotherapist Borneo FC, Wanda Prasetyo menjelaskan, cedera yang dialami kedua pemain tersebut terus menerus menunjukan progres membaik.

BACA JUGA:

 Tertahan di Indonesia Akibat Virus Corona, Pemain Borneo FC Ini Harap Wander Luiz Segera Sembuh

 Gaji Hanya Dibayarkan 25 Persen Selama Kompetisi Berhenti, Dua Pemain Asing Borneo FC Angkat Bicara

"Pemain yang masih cedera sebelum tim diliburkan yakni Campos dan Diego. Tapi, kondisi keduanya sekarang sudah cukup membaik," ucapnya kepada Tribunkaltim.co, Jumat (3/4/2020).

Dirinya juga sudah berpesan kepada kedua pemain tersebut agar menjalani latihan secara mandiri dengan aman guna tidak memperparah kondisi cedera.

"Saya berharap pemain bisa menjaga kondisinya agar tetep bugar dan melakukan latihan mandiri dengan aman agar tidak memperparah kondisi cedera," jelasnya.

BACA JUGA:

 Gaji Pemain Selama Kompetisi Liga 1 Dihentikan Dibayar 25 Persen, Ini Kata Asisten Pelatih Borneo FC

 Selama Wabah Virus Corona, Pemain Borneo FC Diwajibkan Berlatih Sendiri Minimal 30 Menit Setiap Hari

"Intinya maintenance fisik dan ikuti proses natural untuk perkembangan cederanya," sambungnya.

Disaat tidak lagi berkumpul bersama, dirinya berharap pemain dapat melaporkan kondisinya, terlebih yang alami gangguan (cedera) agar dirinya dapat memberikan saran maupun masukan.

"Untuk memantau kondisi pemain saat ini tidak ada cara khusus, tetapi yang mempunyai keluhan atau ingin meningkatkan kondisinya, kita saling terhubung di group WA (WhatsApp), atau kontak secara pribadi melalui telpon," pungkasnya. 

(TribunKaltim.Co)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved