Virus Corona di Kutim

Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Pedagang Pasar Sangatta Kutim Jualan Online via WhatsApp

Pedagang Bahan Pokok di Pasar Induk Sangatta Kabupaten Kutai Timur ( Kutim ) Kalimantan Timur jualan via online WhatsApp

TribunKaltim.co/Dian Mulia Sari
Situasi Pasar Induk Sangatta Utara, Kabupaten Kutim Kalimantan Timur pada Sabtu (4/4/2020) pagi. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pedagang Bahan Pokok di Pasar Induk Sangatta Kabupaten Kutai Timur ( Kutim ) Kalimantan Timur mulai menerapkan penjualan berbasis online melalui aplikasi WhatsApp untuk membantu Pemkab Kutim dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Metode penjualan online ini diterapkan untuk menghindari kerumunan warga yang berpotensi besar menyebarkan Corona Virus Disease 19 ( virus Covid-19 ).

Selain dari itu juga untuk terus menjalankan perekonomian khususnya bagi pedagang yang berjualan di pasar induk Sangatta, beberapa pedagang sudah menerapkan sistem penjualan online.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu pedagang bahan pokok dan sayuran bernama Lilis, ia mengatakan sudah melakukan penjualan online selama 2 minggu terakhir.

"Baru 2 minggu ini mbak jualan online," ungkap Lilis kepada wartawan Tribunkaltim.co saat sembari membungkus pesanan seorang warga Sangatta Utara lewat aplikasi Whatsapp Sabtu (4/4/2020).

BACA JUGA: 

 Pemkot Tarakan Jemput Kembali 11 Jamaah Tabliq Ijtima Dunia Cluster Gowa Sulawesi Selatan

 Pemkot Balikpapan Gelar Rapid Test, 50 Orang Kontak Erat Cluster Ijtima Dunia di Gowa Negatif Corona

 BREAKING NEWS 4 Warga Nunukan Positif Covid-19, Kasus Corona di Kalimantan Utara Bertambah Jadi 6

Sembari membungkus pesanan, Lilis mengatakan bahwa ia bersyukur dengan diterapkannya penjualan online ini, ia juga berperan dalam upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 di wilayah Kutim.

Ia juga mengungkapkan jika perharinya ia bisa mendapatkan pesaanan melalui online hingga 8!orang.

"ya alhamdulillah ya, kadang sehari ada 6 sampai 8 orang," Ujarnya.

Sementara itu, pedagang cantik yang terlihat masih muda itu menjelaskan bagaimana ia menginformasikan masyarakat Sangatta untuk menghubungi kontak personalnya. Ia mengatakan telah masuk ke Grup Whatsapp jual beli di Sangatta dan juga menyebar infonya melalui grup marketplace di aplikasi Facebook.

"Kita masuk grup sangatta utara, jadi infonya kontak personalnya ada disitu," ungkap Lilis.

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Kutim

(TribunKaltim.co)

Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved