Virus Corona di Balikpapan

Musim Pandemi Virus Corona, Komoditi Bawang Cabai dan Ayam Ras di Balikpapan Dorong Deflasi

Meski harga gula pasir di pasaran mengalami kenaikan bulan Maret 2020, hal tersebut tidak memicu kenaikan inflasi secara signifikan.

Dok TribunKaltim.co
Pedagang cabai di Pasar Pandansari Kota Balikpapan. Angka inflasi atau indeks harga konsumen (IHK) Balikpapan bulan Maret 2020 sebesar -0,15 persen atau terjadi deflasi. Artinya perubahan harga rata-rata komoditas makanan dan non makanan di Balikpapan turun atau lebih murah dibanding harga bulan Februari 2020 pada Sabtu (4/4/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Meski harga gula pasir di pasaran mengalami kenaikan bulan Maret 2020, hal tersebut tidak memicu kenaikan inflasi secara signifikan. Kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan, Achmad Zaini.

"Angka inflasi atau indeks harga konsumen (IHK) Balikpapan bulan Maret 2020 sebesar -0,15 persen atau terjadi deflasi. Artinya perubahan harga rata-rata komoditas makanan dan non makanan di Balikpapan turun atau lebih murah dibanding harga bulan Februari 2020," ujarnya, Sabtu (4/4/2020).

Zaini menyebut fakta tersebut menjawab kegelisahan masyarakat yang mengkhawatirkan kenaikan harga rata-rata komoditi bahan pokok di tengah pandemi virus Covid-19 atau Virus Corona.

Harga barang yang mengalami penurunan adalah kelompok pakaian dan kaos kaki.

Kelompok pengeluaran transportasi sementara kelompok pengeluaran makanan minuman dan tembakau, kelompok peralatan dan pemelihaan rumah tangga, kelompok, kesehatan, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainya terjadi kenaikan indeks atau rata-rata harganya naik.

BACA JUGA:

 Efek Pandemi Virus Corona, Gaji Karyawan Dibayar Setengah, PHRI Balikpapan Usul Hapus Pajak

 Geger Info PDP Covid-19 Kabur, Walikota Rizal Effendi: Pemkot Balikpapan Masih Pastikan Statusnya

 UPDATE Virus Corona di Balikpapan, 2 Ribu Set Alat Pelindung Diri Mendarat di Base Ops Lanud Dhomber

"Meski begitu, kelompok lajunya IHK tetap," terangnya.

Data yang dipaparkan BPS Balikpapan, Pada Maret 2020, kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau mengalami inflasi yaitu sebesar 0,42 persen dan memberikan andil sebesar 0,1164 persen terhadap inflasi secara keseluruhan.

Subkelompok makanan, subkelompok minuman yang tidak beralkohol dan Subkelompok rokok dan tembakau seluruhya mengalami kenaikan indeks harga.

Komoditi yang memberikan andil cukup signifikan guna mendorong terjadinya inflasi adalah tomat, ikan layang/benggol, ikan tongkol/ikan ambu-ambu, gula pasir, ikan kakap merah dan lain-lain.

"Sedangkan komoditi yang mendorong deflasi yaitu daging ayam ras, bawang merah, cabai rawit, cabai merah, jagung manis dll," pungkasnya.

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Balikpapan

(Tribunkaltim.co)

Penulis: Heriani AM
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved