Virus Corona di Balikpapan

TPU KM 15 Balikpapan Lokasi Pemakaman Jenazah Kasus Covid-19, Walikota Minta Tak Ada Penolakan

Setelah terdapat dua PDP ( Pasien Dalam Pengawasan ) Virus Corona yang meninggal dunia beberapa waktu lalu di Kota Balikpapan.

TribunKaltim.co/Bella Evanglista
Jumpa pers Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Jumat (3/4/2020). Kali ini, pemerintah Kota Balikpapan akan melakukan terobosan memberikan izin lokasi untuk lokasi bagi penanganan pasien Virus Corona. Melalui Walikota Balikpapan, Rizal Effendi membeberkan bahwa Kementerian Agama telah mengkonfirmasi penggunaan Asrama Haji Batakan Embarkasi Kota Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Setelah terdapat dua PDP ( Pasien Dalam Pengawasan ) Virus Corona yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Pemerintah Kota Balikpapan mengaku tak menyiapkan tempat pemakaman umum (TPU) khusus untuk menguburkan pasien Virus Corona yang meninggal dunia karena Virus Corona.

Menurut Walikota Balikpapan Rizal Effendi, tempat pemakaman yang disiapkan di TPU KM 15 masih sangat memadai.

"Makam yang kita siapkan ini saya kira masih memadai, sangat luas sehingga masih memungkinkan untuk memakamkan pasien kasus virus Covid-19," ujar Rizal Effendi.

Diketahui, pemerintah kota memilih TPU ini karena memang lahannya yang masih luas.

BACA JUGA:

 Efek Pandemi Virus Corona, Gaji Karyawan Dibayar Setengah, PHRI Balikpapan Usul Hapus Pajak

 Geger Info PDP Covid-19 Kabur, Walikota Rizal Effendi: Pemkot Balikpapan Masih Pastikan Statusnya

 UPDATE Virus Corona di Balikpapan, 2 Ribu Set Alat Pelindung Diri Mendarat di Base Ops Lanud Dhomber

Lahan yang sudah disediakan untuk menguburkan pasien virus Covid-19 nantinya akan terpisah dari warga yang meninggal umumnya.

"Untuk sementara tidak dicampur, ada lokasi sendiri didalam satu kompleks itu, luasnya semua kompleksnya ada 22 hektar," kata Rizal Effendi.

Sementara itu, ia pun bersyukur sebab pada tiga pemakaman pasien PDP positif maupun negatif Virus Corona sebelumnya berjalan lancar dan tidak ada penolakan dari masyarakat.

"Alhamdulillah pemakaman itu tidak ada penolakan. Tentu kita harap jangan melakukan hal seperti di daerah lain menolak dan sebagainya," terangnya.

Di Rumah Saja program memutus rantai penyebaran Virus Corona.
Di Rumah Saja program memutus rantai penyebaran Virus Corona. (YouTube/Indosiar)
Halaman
12
Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved