Breaking News:

Virus Corona

Gong Oh Kyun Pelatih Timnas U19 Indonesia Positif Virus Corona, Shin Tae Yong Mudik Jumat Malam

Gong Oh Kyun yang merupakan pelatih Timnas U19 Indonesia dinyatakan positif terpapar virus corona. Shin Tae Yong Mudik Jumat kemarin

Editor: ade mayasanto
PSSI.ORG
Para pemain mengikuti pemusatan latihan Timnas U19 Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, pada 13 Januari 2020. 

TRIBUNKALTIM.CO  - Gong Oh Kyun yang merupakan pelatih Timnas Indonesia U19 dinyatakan positif terpapar virus corona.

Dengan kondisi positif virus corona, pelatih asal Korea Selatan tersebut dipastikan batal untuk pulang kampung.

Sementara, dengan izin PSSI, manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong bersama pelatih Kim Hae Woon, Kim Woo Jae dan Lee Jaehong sudah bertolak pada Jumat (3/4/2020) malam.

Kepastian Gong Oh Kyun terkena virus corona (Covid-19) disampaikan oleh PSSI melalui situs laman resminya.

Sebelumnya, pelatih asal Korea Selatan tersebut dipastikan positif Covid-19 setelah menjalani dua kali rangkain rapid test di salah satu rumah sakit di Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Selain Gong Oh-Kyun, empat jajaran pelatih Timnas Indonesia yang melakukan rapid test dinyatakan negatif.

Keempat orang tersebut antara lain Shin Tae-yong, Kim Hae Woon, Kim Woo Jae, dan Lee Jae Hong.

Gong Oh Kyun sendiri saat ini telah ditangani oleh pihak medis dan tengah melakukan isolasi di rumah sakit.

Hal itu diungkapkan oleh Syarif Alwi selaku Dokter Timnas Indonesia.

"Coach Gong akan melakukan isolasi di sebuah rumah sakit di Jakarta, ia tidak mengalami gejala-gejala seperti demam, batuk, flu, atau kesulitan bernafas," ungkap Syarif Alwi, seperti dikutip dari laman resmi PSSI.

Sang dokter menyampaikan kondisi Gong Oh Kyun dalam keadaan baik-baik saja apalagi ia memiliki daya tahan tubuh yang kuat.

"Dia hanya carrier atau pembawa virus di tubuhnya yang dikhawatirkan bisa menularkan pada seseorang yang memiliki imun tubuh lemah," tambahnya.

Sementara itu, Mochamad Iriawan mengungkapkan rasa simpatinya kepada Goh Oh Kyun yang baru saja divonis terkena virus corona.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut berharap sang pelatih Garuda Muda tersebut agar segera pulih.

"Kami mendoakan agar coach Gong Oh Kyun cepat pulih dan dapat beraktivitas secara normal lagi nantinya," ujar Mochamad Iriawan.

Mochamad Iriawan juga yakin bahwa Gong Oh Kyun bisa kuat menghadapi situasi tersebut.

Tak lupa, PSSI juga telah memberitahukan kabar positifnya Goh Oh Kyun terkena virus corona kepada Kedutaan Besar Korea Selatan yang berada di Indonesia.

"Saya yakin ia kuat dan tetap dalam motivasi yang tinggi untuk melawan virus Corona," lanjut Iwan Bule.

"Kami juga telah memberitahukan hal ini kepada pihak Kedutaan besar Korea Selatan di Indonesia," katanya.

Menyikapi kondisi tersebut, Iwan Bule juga menegaskan PSSI telah melakukan tindakan semaksimal mungkin untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Beberapa langkah yang telah dilakukan oleh PSSI antara lain menerapkan protokol kesehatan kepada seluruh karyawan agar bekerja dari rumah.

Selain itu, ada langkah pencegahan lainnya misalnya melakukan penyemprotan disinfektan di kantor PSSI.

PSSI juga sudah meminta pelatih, pemain dan karyawan untuk self monitoring sambil menerapkan kebijakan social and physical distancing.

Selain itu, sesuai dengan protokol kewaspadaan pencegahan corona bagi kegiatan keolahragaan yang dikeluarkan oleh Kemenpora pada tanggal 17 Maret lalu.

Patuhi PSSI

Shin Tae-yong patuhi PSSI, jelang piala AFF dan Asia, pemusatan latihan Timnas U19 Indonesia ditunda.

Pelatih Timnas Indonesia senior yang juga pelatih Timnas U19 Indonesia, Shin Tae-yong melalui asisten pelatihnya menegaskan mematuhi keputusan PSSI

Timnas U19 Indonesia menunda training center ( TC / pemusatan latihan ) di Karawaci, Tangerang terkait wabah Virus Corona

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI ) memilih menunda program pemusatan latihan (TC) Timnas U19 Indonesia untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

 Tak Cuma Lautaro Martinez, Inter Milan Terancam Kehilangan Pemain Masa Depan Timnas Italia

 Shin Tae-yong Beri Latihan Ala Militer Kepada Pemain Timnas Indonesia Kalau Belum Mati Lari Terus

 Anggota Timnas Indonesia Tak Boleh Makan Gorengan, Shin Tae-yong Beri Menu Khusus untuk Pemain

 Intip Instagram Fakhri Husaini, Setelah Digusur Shin Tae-yong Belum Move On dari Timnas U19?

Virus Corona yang masuk ke Tanah Air ternyata juga berdampak kepada program pemusatan latihan (TC) Timnas U19 Indonesia yang rencananya digelar di Karawaci, Tangerang, dari tanggal 17 hingga 29 Maret 2020.

Sebelumnya, dampak Virus Corona di Tanah Air membuat PSSI menunda pertandingan-pertandingan penting pada Liga 1 dan Liga 2 2020.

Dengan mandeknya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akibat Virus Corona, sepak bola Indonesia berhenti beberapa pekan.

Nova Arianto selaku asisten pelatih Timnas U19 Indonesia memilih mentaati seluruh keputusan yang disampaikan pemerintah dan PSSI untuk menunda seluruh kompetisi.

"Seperti yang diketahui, dengan maraknya Virus Corona pada situasi saat ini, serta instruksi dari Ketua Umum PSSI, Mochammad Iriawan melalui sekretaris Jendral Ratu Tisha Destria,

Timnas U19 Indonesia pun menunda pemusatan latihan di Karawaci," ujar Nova Arianto dilansir BolaSport.com dari laman PSSI, Selasa (17/3/2020).

Para pemain mengikuti pemusatan latihan Timnas U19 Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, pada 13 Januari 2020.
Para pemain mengikuti pemusatan latihan Timnas U19 Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, pada 13 Januari 2020. (PSSI.ORG)

 Pengakuan Mengejutkan Shin Tae-yong Setelah Timnas Indonesia Dibantai Persita, Singgung Indra Sjafri

 Mendadak Shin Tae-yong Pulangkan 9 Pemain dari Pemusatan Latihan Timnas Indonesia, Ada Apa?

Timnas U19 Indonesia sebelumnya sudah melakukan dua kali pemusatan latihan di Cikarang dan Thailand.

Untuk di wilayah Cikarang, tidak ada laga uji coba, karena hanya masuk dalam progres seleksi pemain saja yang akan diberangkatkan ke Thailand.

Sementara di Thailand, mereka banyak melakukan uji coba dengan beberapa klub dan tim universitas.

Sebanyak enam kali uji coba, mereka lakukan saat di Alphine Football Camp Training, Chiang Mai, Thailand.

Mereka menutup pemusatan latihan dengan melakukan latih tanding terakhir melawan Bucheon FC 1995.

Latihan mereka akhiri dengan kekalahan 0-2.

Timnas U19 Indonesia sendiri akan menjalani dua turnamen penting pada musim 2020 yaitu Piala AFF U19 2020 dan Piala Asia U19 2020 di Uzbekistan.

Tak Dipanggil Shin Tae-yong Masuk Timnas Indonesia, 5 Pemain Ini Tampil Gemilang di Liga 1 2020

Lima pemain ini tak dipanggil Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia

Namun penampilan mereka justru menonjol di kompetisi Liga 1 2020.

Di antaranya ada nama Evan Dimas.

Timnas Indonesia telah melalui satu program pemusatan latihan pada Februari 2020.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memanggil 34 pemain dalam pemusatan latihan tersebut.

Beberapa merupakan muka lama dan sebagian lain adalah pemain muda dari Timnas U-19 Indonesia.

Kini, Shin Tae-yong harus mulai mempertimbangkan pemanggilan pemain Timnas Indonesia.

Pasalnya, lima pemain yang urung dipanggil ke Timnas Indonesia justru tampil cemerlang di Shopee Liga 1 2020.

Striker timnas Indonesia, Beto Goncalves (kiri), merayakan gol saat melawan Myanmar
Striker timnas Indonesia, Beto Goncalves (kiri), merayakan gol saat melawan Myanmar (Japrit via Bolasport)

1. Alberto Goncalves

Meski sudah berusia 39 tahun, nyatanya tak membuat penyerang naturalisasi Indonesia itu kehilangan ketajaman.

Beto yang sebelumnya menjadi andalan Timnas Indonesia sejak Asian Games 2018 urung dipanggil oleh Shin Tae-yong pada TC Februari lalu.

Kini, Beto telah unjuk gigi bersama Madura United dengan mencetak tiga gol di Shopee Liga 1 2020.

Ia hanya berselisih satu gol dari pencetak gol terbanyak saat ini, Wander Luiz (Persib Bandung).

Dedi Hartono usai mencetak gol ke gawang Persela Lamongan, Sabtu (11/11/2017) di Stadion 17 Mei, BanMala
Dedi Hartono usai mencetak gol ke gawang Persela Lamongan, Sabtu (11/11/2017) di Stadion 17 Mei
Dedi Hartono usai mencetak gol ke gawang Persela Lamongan, Sabtu (11/11/2017) di Stadion 17 Mei, BanMala Dedi Hartono usai mencetak gol ke gawang Persela Lamongan, Sabtu (11/11/2017) di Stadion 17 Mei (Mala via Bolasport)

2. Dedi Hartono

Dedi Hartono merupakan salah satu pemain yang sudah lama tak dipanggil Timnas Indonesia.

Padahal, ia memiliki keahlian khusus dalam memberikan umpan lambung.

Bahkan, winger berusia 32 tahun itu tak pernah absen dari lima besar pencetak assist di Liga 1 sejak dua musim lalu.

Kini, ia menjadi pemuncak daftar pencetak assist Shopee Liga 1 2020.

Bersama Borneo FC, Dedi telah membukukan dua assist dari tiga pertandingan Liga 1 2020.

3. Fadil Sausu

Gelandang senior Bali United itu mulai jarang mendapatkan panggilan Timnas Indonesia.

Terakhir kali Fadil merasakan kostum Merah Putih saat era kepelatihan Luis Milla pada 2017.

Meski usianya sudah tidak muda lagi, Fadil tetap menjadi kunci lini tengah timnya.

Kapten Bali United itu telah membukukan dua assist dan mengantarkan Serdadu Tridatu tak terkalahkan hingga pekan ketiga Shopee Liga 1 2020.

4. Kushedya Hari Yudo

Pemain bernama lengkap Kushedya Hari Yudo langsung tampil memukau bersama Arema FC di Liga 1 2020.

Pada pertandingan pertama, ia menjadi kunci kemenangan Singo Edan dengan mencetak dua gol ke gawang Tira Persikabo.

Itu menjadi satu-satunya kemenangan Arema FC dari tiga laga yang telah dilakoni.

Dengan kecepatannya, tidak menutup kemu‌ngkinan KH Yudo menarik perhatian pelatih Shin Tae-yong.

Gelandang Persija Jakarta, Evan Dimas, berlari ketika berhasil mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Melawai, Jakarta Selatan (14/3/2020)MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Gelandang Persija Jakarta, Evan Dimas, berlari ketika berhasil mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Melawai, Jakarta Selatan (14/3/2020)
Gelandang Persija Jakarta, Evan Dimas, berlari ketika berhasil mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Melawai, Jakarta Selatan (14/3/2020)MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM Gelandang Persija Jakarta, Evan Dimas, berlari ketika berhasil mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Melawai, Jakarta Selatan (14/3/2020) (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

5. Evan Dimas Darmono

Tak dipanggilnya Evan Dimas saat TC Timnas Indonesia menuai pertanyaan dari pecinta sepak bola Tanah Air.

Pasalnya, Evan sebelumnya menjadi langganan pengisi lini tengah tim Garuda.

Kemampuan Evan Dimas dapat dilihat dari dua golnya dalam dua pertandingan Persija Jakarta di Shopee Liga 1 2020.

Kini, Evan Dimas menjadi pencetak gol terbanyak melebihi penyerang Persija, Marko Simic.

Top scorer Piala Gubernur Jatim 2020 itu baru mencetak satu gol untuk skuad Macan Kemayoran.

Evan pun berharap bisa kembali mendapat panggilan dari Timnas Indonesia.

 Klasemen Liga 1 2020, Persib vs PSS, Tira Persikabo vs Persita, Dejan Antonic Bikin Bobotoh Gugup

 Jelang Persib vs PSS Sleman, Supardi Dibayangi Kekhawatiran, Bakal Ganggu Konsentrasi?

 Jelang Persib Bandung vs PSS Sleman, Kekalahan Elang Jawa Bakal Jadi Kado HUT ke 87 Klub Bobotoh

 Hasil Liga 1 2020, Persebaya Tertunduk Lesu Dipermalukan Persipura, Drama 7 Gol di Markas Bonek

"Saya juga berharap bisa dipanggil lagi, kalau dipanggil saya selalu siap," tutur Evan Dimas dikutip BolaSport.com dari Kompas.

Lima nama ini bisa menjadi opsi baru pemanggilan Timnas Indonesia era kepelatihan Shin Tae-yong.

Juru taktik asal Korea Selatan itu sejatinya bakal kembali menggelar pemusatan latihan pada 10-31 Maret 2020.

Namun, hal tersebut terancam batal setelah pemerintah Indonesia memberikan larangan akibat penyebaran virus Corona. (Tribunnews.com/Giri, Dwi Setiawan)

(*)

Artikel ini telah tayang di Bolasport.com dengan judul Tak Dipanggil Timnas Indonesia, 5 Pemain Ini Menonjol di Shopee Liga 1 2020 dan Cegah Virus Corona, PSSI Tunda Program TC Timnas U-19 Indonesia

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved