News Video

NEWS VIDEO Pasien Postif Covid-19 Bertambah 1 Orang di Kutim, Total 3 Orang Positif

Bupati Kabupaten Kutai Timur, Ismunandar mengumumkan bertambahnya 1 pasien positif Covid-19 di Posko Gugus Tugas Kantor BPBD Sangatta.

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Bupati Kabupaten Kutai Timur, Ismunandar selaku kepala Gusus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Hari ini mengumumkan bertambahnya 1 pasien positif Covid-19 di Posko Gugus Tugas Kantor BPBD Sangatta. Minggu (5/4/2020).

"Atas nama gugus tugas Pada hari ini kami menyampaikan adanya bertambah satu pasien PDP sekarang hasil tes nya positif Covid-19." Ujar Ismunandar kepada awak media.

Senada dengan Bupati Ismunandar, Kepala Dimas Sosial Bahrani menjelaskan bahwa pasien positif Covid-19 tersebut merupakan salah satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang telah di rawat di RS Kudungga sejak 27 Maret 2020 kemudian setelah dilakukan tes dan hasilnya pada (4/4) dinyatakan Positif Covid-19.

"telah rawat di rs Kudungga sejak tanggal 27 maret kemarin dan kemrin baru dirilis tanggal 4 april hasilnya positif," ujar Bahrani kepada awak media.

Untuk diketahui, pasien positif tersebut merupakan laki-laki berusia 42 tahun yang berkerja di salah satu perusahaan besar Kutai Timur, yaikni Perusahaan Kaltim Prima Coal, (KPC).

Sementara itu, Bahrani dalam kesempatanya menjalaskan kronologi riwayat perjalanan pasien Positif alias Mr. X tersebut sebelum dinyatakan positif.

Bahrani menjelaskan bahwa Mr. X melakukan perjalanan untuk mengikuti jamaah tablig akbar di Jakarta tanggal 8 februari 2020.

Stelah itu melakukan perjalanan pulang pada 20 maret 2020 dan transit di Singapura selama 10 jam.

Setelah pulang, melakukan pemeriksaan di salah satu klinik  di Sangatta, Mr. X mengalami gejala flu ringan dan akhirnya di bawa pulang oleh istrinya. Kemudian pada 24 maret 2020 gejala tersebut tidak hilang.

Karena terdapat aturan dari KPC untuk karyawan yang telah melakukan berpergian keluar negeri dan keluar kota untuk melakukan isolasi selama 14 hari.

Kemudin pada tanggal 24 maret 2020 keluahannya tidak berkurang, lalu Mr.X ke klinik lagi pada 26 maret 2020 tapi tetap gejala tersebut tidak hilang kemudian dibawa ke RS Kudungga pada 27 Maret 2020 setelah itu pada 30 Maret dilakukan pengambilan sample dan pada 4 April 2020 Mr.X dinyatakan positif Covid-19.

"jadi di isolasi di rumah sakit tanggal 27, Mr. X ini di rawat tgl 30 itu dilakukan periksaan sampel dikirim ke laboratorium di surabaya dan kemarin tanggal 4 april di rilis bahwa yg bersangkutan positif," ungkap Bahrani. (*)

IKUTI >> News Video

Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Wahyu Triono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved