Senin, 20 April 2026

Virus Corona di Berau

Pemkab Berau Gratiskan Pembayaran PDAM Bagi 451 Pelanggan Kurang Mampu

Pandemi Virus Corona atau covid-19 Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mengambil kebijakan dengan menggratiskan pembayaran PDAM

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.Co/Ikbal Nurkarim
Direktur Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Berau Saipul Rahman. 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB - Pandemi Virus Corona atau covid-19 Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mengambil kebijakan dengan menggratiskan pembayaran PDAM bagi masyarakat kurang mampu hingga dua bulan yakni April dan Mei.

Hal itu disampaikan langsung Bupati Berau Muharram saat menggelar pres rilis di rumah jabatan bupati, kecamatan Tanjung Redeb, Berau, Sabtu (4/4/2020) kemarin.

Direktur perusahaan daerah (Perumda) air minum Batiwakkal Saipul Rahman mengungkapkan, pengratisan pembayaran untuk masyarakat miskin itu atau golongan A1 mencapai sekitar 451 sambungan.

"Yang digratiskan ini pelanggan kategori A1 dan sosial. Pelanggan ini mencapai 451 sambungan atau jika di rupiahkan mencapa Rp 300 juta perbulan," katanya, Minggu (5/4/2020)

Saipul mengungkapkan, dari awal Bupati Berau sebagai pemilik kuasa telah menyampaikan untuk pengratisan pembayaran PDAM bagi masyarakat yang terdampak pandemi Virus Corona.

Baca Juga

Gong Oh Kyun Pelatih Timnas U19 Indonesia Positif Virus Corona, Shin Tae Yong Mudik Jumat Malam

Pemkab Kubar Siapkan 3 Lokasi Isolasi Corona, Bupati: Bagi ODP yang Bandel akan Dikarantina

168 Penumpang Pesawat Citilink Rute Jakarta ke Daerah Ini Wajib Lapor ke Gugus Tugas Virus Corona

Ia mengatakan, kebijakan tersebut tidak berlaku untuk seluruh pelanggan, karena cash flow PDAM batiwakkal yang terbatas.

Apalagi PDAM Batiwakkal tengah mencanangkan untuk mengratiskan 2500 sambungan dalam program Masyarakat Berpenghasilan Rendah atau MBR.

"Kenapa tidak semua pelanggan kita gratiskan, karena saya khawatikan dan sampaikan ke Bupati jika itu dilakukan PDAM tiga bulan kedepan akan berhenti karena cash flow kita terganggu," imbuhnya.

"Sehingga didahulukan bagi pelanggan A1 atau masyarakat kurang mampu dan sosial, karena di struk pelanggan kita ada kode A1, A2 dan seterusnya," jelasnya.

Dalam membantu pemerintah menanggulangi pandemi Virus Corona atau covid 19, PDAM Batiwakkal juga menyumbangkan uang tunai Rp 250 juta.

"Kita juga telah membuat sambungan air untuk hotel cantika, sebagai tempat isolasi masyarakat yang tergolong dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan itu telah kita lakukan," jelas Saipul. (*)

Baca Juga

Pemkab Kubar Siapkan 3 Lokasi Isolasi Corona, Bupati: Bagi ODP yang Bandel akan Dikarantina

11 Orang Keluarga Pasien Corona di Kubar Langsung Ikut Rapid Test, Ini Hasilnya

UPDATE Penanganan Corona di Kubar, Lima PDP Berasal dari Empat Kecamatan Ini

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Berau

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved