Virus Corona di Kutim

Setelah Sepekan Diisolasi, Seorang Karyawan Tambang Status PDP Dinyatakan Positif Terjangkit Corona

Setelah Sepekan Diisolasi, Seorang Karyawan Tambang Status PDP Dinyatakan Positif Terjangkit Corona

Tribunkaltim.Co/Dian Mulia Sari
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Timur umumkan 1 pasien positif Covid-19, Mnggu (5/4/2020). Setelah Sepekan Diisolasi, Seorang Karyawan Tambang Status PDP Dinyatakan Positif Terjangkit Corona 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Bupati Kabupaten Kutai Timur, Ismunandar selaku kepala Gusus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hari ini mengumumkan bertambahnya 1 pasien positif covid-19 di Posko Gugus Tugas Kantor BPBD Sangatta, Minggu (5/4/2020).

"Atas nama gugus tugas pada hari ini kami menyampaikan adanya bertambah satu pasien PDP sekarang hasil tesnya positif covid-19," ujar Ismunandar kepada awak media.

Senada dengan Bupati Ismunandar, Kepala Dinas Sosial Bahrani menjelaskan bahwa pasien positif covid-19 tersebut merupakan salah satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang telah di rawat di RS Kudungga sejak 27 Maret 2020, kemudian setelah dilakukan tes dan hasilnya pada (4/4/2020) dinyatakan positif covid-19.

"Telah rawat di RS Kudungga sejak tanggal 27 maret kemarin dan kemarin baru dirilis tanggal 4 april hasilnya positif," ujar Bahrani kepada awak media.

Untuk diketahui, pasien positif tersebut merupakan laki-laki berusia 42 tahun yang berkerja di salah satu perusahaan besar Kutai Timur, yakni Perusahaan PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Sementara itu, Bahrani menjelaskan kronologi riwayat perjalanan pasien positif, Mr X.

Bahrani menjelaskan bahwa Mr X melakukan perjalanan untuk mengikuti jamaah tablig akbar di Jakarta tanggal 8 Februari 2020.

Setelah itu ia melakukan perjalanan pulang pada 20 Maret 2020 dan transit di Singapura selama 10 jam.

Setelah pulang, Mr X menjalani pemeriksaan di salah satu klinik di Sangatta, ia mengalami gejala flu ringan dan akhirnya dibawa pulang oleh istrinya. Kemudian pada 24 maret 2020 gejala tersebut tidak hilang.

Karena terdapat aturan dari KPC untuk karyawan yang telah melakukan berpergian ke luar negeri dan keluar kota untuk melakukan isolasi selama 14 hari.

Kemudian pada 24 maret 2020 keluhannya tidak berkurang, lalu Mr X ke klinik lagi pada 26 maret 2020 tapi tetap gejala tersebut tidak hilang.

Kemudian ia dibawa ke RS Kudungga pada 27 Maret 2020, setelah itu pada 30 Maret dilakukan pengambilan sampel dan pada 4 April 2020 Mr X dinyatakan positif covid-19.

"Jadi diisolasi di rumah sakit tanggal 27, Mr X ini dirawat tanggal 30 (Maret) itu dilakukan pemeriksaan sampel, dikirim ke laboratorium di Surabaya dan kemarin tanggal 4 april dirilis bahwa yang bersangkutan positif," ucap Bahrani.

Hingga sampai saat ini, pasien positif covid-19 di Kabupaten Kutai timur bertambah menjadi 3 orang. (*)

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Kutim

Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved