Berita Pemkab Berau

Pemkab Berau Beri Uang Tunai Rp 750 Ribu Per Keluarga untuk Warga Terdampak Virus Corona

"Jadi ini peran Ketua RT untuk benar benar melakukan pendataan bagi masyarakat yang memang harus mendapat bantuan," jelasnya.

HUMASKAB BERAU
Sejumlah pedagang kaki lima yang biasa mangkal di tepian Sungai Segah, Tanjung Redeb ini termasuk kelompok warga Berau yang terkena dampak dari penanganan Covid-19. Pemkab Berau akan memberikan mereka uang tunai Rp 750 per keluarga, selain dengan menggratiskan tagihan air bersih dan pemberian bahan pangan. 

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu terdampak pandemic covid-19. Selain menggratiskan tagihan air minum selama dua bulan bagi masyarakat dengan kategori A1.

Pemkab Berau juga mengalokasikan anggaran untuk memberikan bantuan uang tunai Rp 750 ribu per kepala keluarga, kepada mereka yang memang berhak untuk menerima bantuan.

Hal itu ditegaskan Bupati Berau, Muharram, selaku ketua gugus tugas percepatan penanganan covid-19 di Kabupaten Berau melalui siaran pers yang digelar Sabtu (4/4/2020).

Dijelaskan Bupati Muharram bantuan uang tunai ini diberikan untuk satu bulan dan disiapkan bantuan selama dua bulan. Artinya setiap kepala keluarga yang ditetapkan akan menerima bantuan setiap bulan Rp 750 ribu.

Data yang digunakan dijelaskannya adalah data yang telah tercatat di Dinas Sosial Kabupaten Berau sebagai data warga kurang mampu. Ditambah dengan data verifikasi yang dilakukan langsung Kelurahan dan Pemerintah kampung melalui usulan yang disampaikan masing masing ketua rukun tetangga.

"Jadi misalkan nanti data dari Dinas Sosial X dan data yang direkapitulasi dari kelurahan dan kampung Y, maka bantuan yang diberikan kepada warga adalah X ditambah dengan Y," ungkapnya.

Untuk itu Bupati Muharram menegaskan kepada seluruh ketua rukun tetangga untuk memberikan data yang benar benar akurat. Jangan sampai ada warga yang betul betul membutuhkan namun justru tidak terdata.

Proses pendataan dan verifikasi yang dilakukan kelurahan dan kampung dibantu pemerintah kecamatan harus benar benar factual sesuai dengan kondisi dari keluarga yang diusulkan menerima bantuan.

"Jadi ini peran Ketua RT untuk benar benar melakukan pendataan bagi masyarakat yang memang harus mendapat bantuan," jelasnya.

Selain itu bantuan ini dikatakan Muharram juga diberikan kepada para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang juga benar benar terdampak atas kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat selama penanganan virus covid-19 dilakukan.

Seperti pedagang disepanjang tepian sungai segah yang terpaksa harus dihentikan, tentu mendapat perhatian pemerintah dengan memberikan bantuan sosial ini.

Termasuk juga di beberapa tempat lain yang memang terganggu dengan adanya covid-19. "Jadi dengan data yang telah terverifikasi akan kita cairkan segera dalam waktu yang tidak terlalu lama," tegasnya.

Pemkab Berau telah mengalokasi anggaran dalam upaya penanganan covid-19. Tidak hanya untuk memaksimalkan penanganan pencegahan dan mengoptimalkan sarana prasarana medis. Pemkab Berau juga mengalokasikan anggaran untuk memberikan bantuan sosial membantu masyarakat yang membutuhkan. (adv/hms4)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved