Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Pemkab Kukar Beri Pangan hingga Gratiskan Tagihan Air Bersih untuk Warga Terdampak Covid-19

Dikatakan Bupati, progres penanganan Covid-19 pasca penetapan status siaga darurat di Kukar meliputi 3 fokus prioritas.

HUMASKAB KUKAR
Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Sekretaris Daerah Kukar Sunggono dan Kepala Dinas Kesehatan Kukar Martina Yulianti saat memberikan keterangan kepada awak media di Media Center Dinas Kesehatan Kukar, Tenggarong, Rabu (1/4/2020). 

TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara akan melakukan penyediaan bahan pangan gratis bagi masyarakat terdampak dengan kerentanan ekonomi yang tinggi, serta memberikan pembebasan dan keringanan pembayaran tagihan air bersih ditengah status siaga darurat bencana dalam masa merebaknya virus korona (Covid-19).

Hal itu dikatakan Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar H Sunggono serta Kepala Dinas Kesehatan Kukar Martina Yulianti saat jumpa Pers di Media Center Dinas Kesehatan Kukar, Rabu (1/4/2020).

Dalam keterangan persnya Bupati memberikan informasi rencana strategis pencegahan, penanganan dan pengendalian Covid-19 di Kukar, serta penjelasan progres penanganan korona pacsa penetapan status siaga darurat bencana.

Dikatakan Bupati, progres penanganan Covid-19 pasca penetapan status siaga darurat di Kukar meliputi 3 fokus prioritas.

Yaitu pencegahan, meliputi langkah promotif, preventif dan surveilans (kegiatan pengamatan penyakit yang dilakukan secara terus menerus dan sistematis), penanganan Orang Dalam pemantuan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan kasus konfirmasi Covid–19 positif serta proses pemulihan.

Edi kemudian menjelaskan langkah – langkah strategis disusun dalam tiga kelompok penanganan yakni bidang kesehatan, ekonomi dan sosial.

Untuk bidang ekonomi rencana akan dilakukan penyediaan bahan pangan gratis bagi masyarakat terdampak dengan kerentanan ekonomi yang tinggi, melalui pelaksanaan operasi pasar terbatas bagi ODP, OTG (Orang Tanpa Gejala) dan PDP dan pekerja sektor informal yang terverifikasi oleh Pemkab.

Selanjutnya, Bupati mengatakan Pemkab memberikan pembebasan dan keringanan pembayaran tagihan air bersih melalui PDAM.

Yang dihitung secara rasional dan proporsional, dengan teknis pelaksanaan membebaskan pembayaran gratis kepada pelanggan kelompok I dan II kecuali intansi pemerintah, untuk pembayaran pemakaian air pada bulan Maret 2020 yang dibayarkan bulan April tahun 2020, begitupun untuk pemakaian bulan April yang akan dibayarkan bulan Mei tahun 2020.

Selain itu, Pemkab Kukar membuka ruang bagi pekerja terdampak seperti ojek dan masyarakat umum sebagai relawan penanganan Covid-19 dengan kompensasi harian sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Lanjut Bupati, sebagai wujud kebersaman dan sinegritas antara Pemkab Kukar dan dunia usaha, telah dikeluarkan beberapa surat terkait keterlibatan aktif dunia usaha dalam penanganan Covid–19 di Kukar dan telah disikapi dengan positif oleh beberapa perusahaan.

Diakhir jumpa persnya, Bupati mengatakan segala kebijakan yang dijalankan berpegang pada prinsip kehati – hatian yang disesuaikan dengan karakter daerah dan potensi pembiayaan daerah.

"Hal ini berdasarkan ketentuan berlaku yang diiringi dengan proses pengendalian dan evaluasi, sebagai upaya menjaga kredibilitas dan akutabilitas Pemerintah Daerah," demikian ujarnya.(adv/Dokpim-03)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved