Berita DPRD Kalimantan Timur

Bagikan APD dan Siapkan 4.800 Liter Disinfektan, Yusuf Mustafa Bantu Cegah Corona di Balikpapan

Sedikitnya, Yusuf menyiapkan sekitar 4800 liter cairan disinfektan untuk disemprotkan di sejumlah titik di Balikpapan.

HUMAS DPRD KALTIM
CEGAH CORONA - Wakil Ketua Komisi I DPRD Kaltim Dr H Yusuf Mustafa SH MH didampingi istrinya Suwarni, yang juga Anggota DPRD Balikpapan, beserta timnya melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah daerah di Balikpapan belum lama ini. 

SAMARINDA - Upaya meminimalisir penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) atau virus corona di Balikpaan, Kalimantan Timur (Kaltim) terus dilakukan pemerintah setempat, tak terkecuali bagi Anggota DPRD Kaltim Dr. H. Yusuf Mustafa, SH. MH.

Saat ini di Kaltim, Balikpapan mendominasi pasien yang positif virus corona, dan Kota Minyak ini tengah masuk dalam zona merah penyebaran virus covid-19. Hal itu menjadi keprihatinan tersendiri bagi Yusuf Mutofa dan berusaha membantu pemerintah menangani penyebaran virus corona ini.

Sejak Minggu (5/4) lalu, Yusu Mustofa bersama dengan istrinya, Suwarni yang juga Anggota DPRD Balikpapan dan tim beranggotakan 15 orang ikut membantu melakukan penyemprotan disinfektan disejumlah daerah di Balikpapan.

Selain penyemprotan cairan disinfektan, pria yang akrab Yusuf ini, juga membagikan alat pelindung diri (APD) seperti masker, dan cairan pembersih tangan, serta mengedukasi masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Ini kami lakukan sebagai upaya membantu pemerintah memutus rantai penyebaran virus corona. Karena memang, maslah virus ini bukan hanya tugas dari pemerintah semata, melainkan tugas kita bersama,” ujarnya.

Dijelaskan dia, penyemprotan disinfektan dilakukannya dari rumah ke rumah warga dan gang-gang kecil, hingga saran ibadah. Sedikitnya, Yusuf menyiapkan sekitar 4800 liter cairan disinfektan untuk disemprotkan di sejumlah titik di Balikpapan.

“Penyemprotan kami sisir dari Kecamatan Balikpapan Selatan yakni Pasar Sepinggan, Perumahan Buruh UKA (pelabuhan), Perumahan Pajak hingga ke Kelurahan Gunung Bahagia. Untuk di Kecamatan Balikpapan Utara, penyemprotan dilakukan di Kelurahan Muara Rapak serta Perumahan Balikpapan Baru, serta masih banyak daerah yang menjadi lokasi penyemprotan cairan disinfektan,” terang Politikus Golkar ini.

Meski terbatasnya cairan disinfektan dan APD untuk dibagikan kepada warga Balikpapan, namun aksi ini disampaikan Yusuf akan terus berlanjut hingga pandemi virus corona ini dinyatakan menghilang.

“Kalupun ada warga yang meminta daerahnya untuk dilakukan penyemprotan, silahkan langsung menyampaikan kepada ketua RT. Nanti ketua RT yang akan menyampaikan kepada kami. Insya Allah, kami siap membantu,” aku dia.

Memang kondisi Balikpapan sebut dia cukup mengkhawatirkan, karena jumlah pasien yang positif tekena virus corona sampai dengan Senin 6 April 2020 sudah mencapai 17 orang. Meski demikian, Yusuf tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan takut berlebihan.

“Untuk menghindari pandemi ini, masyarakat wajib mengikuti imbauan pemerintah. Disiplin dan punya kesadaran untuk tetap jaga kesehatan, tetap berada di rumah, tetap menjaga jarak, dan tak kalah penting selalu jaga kesehatan dengan rajin mencuci tangan dengan sabun,” imbuh Wakil Ketua Komisi I DPRD Kaltim ini.

Kepada pemerintah, ia juga meminta ada ketegasan dalam melakukan pengawasan terahadap warga yang tidak mengindahkan imbauan dari pemerintah untuk tetap berada di rumah. Karena menurutnya, tindakan represip dapat dilakukan pemerintah sesuai dengan Pasal 212, 216 dan 218 KUHP

“Pemerintah tetap mengutamakan memberikan imbauan. Nah, kalau ada masyarakat yang tidak menjalankan imbauan, silahkan ditindak sesuai dengan aturan yang beraku. Masayarakat yang dianggap melawan bisa dipidanakan,” pungkas Yusuf (adv/hms6)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved