Berita Pemprov Kalimantan Timur

Bappeda Kaltim Lapor ke Kemendagri 80 Persen Daerah Sudah Musrenbang, Dua Daerah Hari Ini

Vicon dilakukan seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Wilayah Tengah Indonesia (Kalimantan dan Sulawesi) dipimpin Plh Dirjen Bangda

HUMASPROV KALTIM/MASDIANSYAH
Plh Kepala Bappeda Kaltim Iman Hidayat (tengah) saat video conference dengan jajaran Kemendagri membahas koordinasi dokumen perencanaan pembangunan 2020 dan RKPD 2021 di kantornya, Selasa (7/4/2020). 

SAMARINDA – Hampir semua daerah di Kaltim telah melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten dan kota. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim mengikuti kegiatan tersebut melalui video conference.

Demikian disampaikan Plt Bappeda Kaltim Iman Hidayat saat melakukan video conference Koordinasi Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2020 dan RKPD Tahun 2021 dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Vicon dilakukan seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Wilayah Tengah Indonesia (Kalimantan dan Sulawesi) dipimpin Plh Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kemendagri didampingi para direktur dan deputi.

"Musrenbang telah mencapai 80 persen dari sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim. Delapan daerah telah melaksanakan dan dua menyusul besok (hari ini), sehingga dalam pekan ini semua Musrenbang akan terselesaikan" kata Iman Hidayat di Ruang Geospatial Support Command Center Bappeda Kaltim Jalan Kesuma Bangsa Samarinda, Selasa (7/4/2020).

Selanjutnya, pemprov melalui Bappeda Kaltim telah menjadwalkan Musrenbang tingkat provinsi pada 29-30 April ini. Namun, didahului pra Musrenbang yang diikuti kabupaten dan kota se-Kaltim pada 20-28 April.

Sementara terkait penanganan Coronavirus Disease (Covid-19), pemprov telah menyiapkan anggaran sebesar Rp33,7 miliar bersumber dari belanja tidak terduga dan pergeseran anggaran APBD tahun 2020.

"Usulan baru yang sudah masuk untuk tiga bulan ke depan tercatat Rp16,4 miliar. Pemprov sedang melakukan realokasi anggaran dan refocusing untuk penanganan Covid-19 melalui pemotongan perjalanan dinas dan penundaan kegiatan," sebut Iman.

Dijelaskan Iman, potensi alokasi anggaran untuk penanggulangan Covid-19 sebesar Rp351 miliar berasal dari pemotongan perjalanan dinas Rp148 miliar dan penundaan kegiatan Rp203 miliar.

"Saat ini sedang disusun finalisasi rencana anggaran percepatan pengutamaan penggunaan alokasi anggaran kegiatan tertentu (refocusing) dan perubahan alokasi anggaran sesuai Instruksi Mendagri. Target kita penyelesaian sebelum 9 April 2020," ungkap Iman.

Sebelumnya, Bappeda Kaltim telah melaksanakan Musrenbang tingkat kabupaten/kota melalui vicon. Selasa kemarin, Samarinda, sebelumnya secara bergiliran setiap hari Balikpapan, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, Paser, Mahakam Ulu, Bontang dan Kutai Barat. Menyusul, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (8/4) dan Kabupaten Berau, Kamis (9/4). (yans/sul/adv)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved