Berita Pemkab Kutai Barat

Hasil Rapid Test 43 Orang Negatif, Tidak Ada Penambahan Kasus Covid-19 di Kubar

update data perkembangan Covid-19 di Kubar. Data kunjungan di Posko Puskesmas Jambuk 6 April berjumlah 870 orang, 400 kendaraan.

HUMASKAB KUBAR
Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menyampaikan perkembangan dan kondisi virus Corona (Covid-19) di Kubar dalam konferensi pers di Rumah Jabatan Bupati yang menjadi media center, Selasa (7/4/2020). 

SENDAWAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus memperbarui informasi terkait perkembangan dan kondisi virus Corona (Covid-19) di Kubar melalui konferensi pers di Rumah Jabatan Bupati yang dijadikan tempat media center, Selasa (7/4/2020).

Sekretaris Kabupaten Drs Yacob Tullur MM menyampaikan berdasarkan hasil rapid test kepada 44 orang, 43 orang negatif dan hasil satu orang positif masih sama dengan data kemarin.

Sekkab menuturkan, hari ini, Selasa (7/4/2020)  kita menyampaikan update data perkembangan Covid-19 di Kubar. Data kunjungan di Posko Puskesmas Jambuk 6 April berjumlah 870 orang, 400 kendaraan.

Sedangkan melalui posko Bentian Besar, Bus Damri 7 orang dan dari Kalteng ada 2 orang. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPBD, dan Kepala Dinas Perhubungan.

Selanjutnya data pada 7 April, jumlah pelaku perjalanan di Kubar 1.867 orang, ODP 187 orang, selesai pemantauan 77 orang, masih proses pemantauan 110 orang. PDP 5 orang, hasil lab negatif 2 orang, isolasi mandiri 2 orang dan dalam perawatan 1 orang.

Sedangkan tempat lokasi karantina Pemkab Kubar sudah menyiapkan RSUD HIS, RS Pratama dan Mes Dispora. Untuk perkembangan RS Pratama sudah hampir rampung, saat ini tinggal melengkapi peralatan diruang isolasi.

"Bila mana ada yang harus diisolasi, RS Pratama sudah siap ditempati," jelasnya.

Sekkab dalam kesempatan tersebut juga mengimbau kepada masyarakat Kubar agar tetap tenang, berpikir positif, tetap waspada. Pemkab Kubar juga sudah berupaya untuk meminimalisir orang yang keluar dan masuk ke Kubar.

Dan Pemkab sudah bekerjasama dengan aparat terkait untuk memperketat orang yang keluar dan masuk, bahkan untuk warga Kubar sendiri keluar ataupun mau masuk ke Kubar harus mengikuti protokol kesehatan.

"Mari mendukung program dan kegiatan yang pemerintah laksanakan, dengan cara berdisiplin dan tinggal di rumah saja," tandasnya. (adv/hms10)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved