Virus Corona di Balikpapan

Pandemi Covid-19 di Kalimantan Timur, Transmisi Lokal di Balikpapan Semakin Sulit Dilacak

Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) maupun kasus positif covid-19 ( Virus Corona ) di Kalimantan Timur beberapa hari ini, bukan karena tracing kontak.

Ilustrasi canva/tribunkaltim
Ini update terbaru dari penyebaran Virus Corona di Kalimantan Timur. Beberapa penambahan kasus Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) maupun kasus positif covid-19 ( Virus Corona ) di Kalimantan Timur beberapa hari ini, bukan karena tracing kontak dari orang-orang yang memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Perkembangan kasus Virus Corona di Balikpapan Kalimantan Timur datanya terus bertambah. 

Mereka yang dinyatakan positif covid-19 dinyatakan bertambah meski sudah ada beberapa yang sembuh. 

Namun kali ini Dinas Kesehatan Kalimantan Timur menyatakan, buat kasus di Balikpapan disebutkan, kategori transmisi lokal dinyatakan semakin sulit dilacak.

Beberapa penambahan kasus Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) maupun kasus positif covid-19 ( Virus Corona ) di Kalimantan Timur beberapa hari ini, bukan karena tracing kontak dari orang-orang yang memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit.

 Pasien Positif Covid-19 Tambahan di Samarinda, Bukan dari Kluster Manapun, Riwayat ke Acara di Bogor

 Lawan Covid-19, Warga Pesona Bukit Batuah dan Taman Sari Balikpapan Resmi Karantina Wilayah

 Karantina Wilayah Pesona Bukit Batuah dan Taman Sari Balikpapan, Begini Penerapan Sistem Keamanannya

Beberapa kasus PDP, didapati tidak karena melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Kejadian ini, berlaku di Balikpapan. Ada kasus pasangan suami istri (Pasutri) di Balikpapan dinyatakan positif mengidap Virus Corona tanpa riwayat perjalanan dari luar Balikpapan.

Kemudian, satu orang remaja dinyatakan positif mengidap Virus Corona, karena terjangkit oleh salah satu dari orang tuanya yang lebih dahulu mengidap virus covid-19 ini. Meskipun, remaja tersebut pun tidak ada riwayat perjalanan.

Kemudian, baru saja kemarin terdapat penambahan satu kasus pasitif Virus Corona yang tidak diketahui asal muasal pasien tersebut terpapar dari mana dan dari siapa. Padahal, pasien juga tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar Balikpapan, Kalimantan Timur.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Kalimantan Timur, Andi M Ishak mengungkapkan, transmisi lokal di kota berjuluk Kota Minyak ini semakin hari semakin sulit dilacak. Sehingga, kerja keras dari seluruh instansi terkait untuk melakukan tracing kontak pada pasien-pasien tersebut.

“Penambahan satu kasusu positif kemarin itu, belum diketahui pasien itu terpapar darimana dan dari siapa,” ujarnya saat menggelar konferensi pers online dengan awak media di Kalimantan Timur melalui aplikasi zoom, pada Selasa (7/4/2020), petang.

“Pasien pun tidak ada riwayat perjalanan ke luar Balikpapan. Pasien hanya pernah mengikuti kegiatan keagamaan di Balikpapan saja. Jadi, kita tidak melihat keterkaitan dengan kluster manapun. Jadi, harus ditracibg lebih jauh dan dia kontak dengan siapa,” lanjutnya.

Halaman
12
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved