Penghadangan Pekerja Pertamina di Pelabuhan Loktuan, Kapolres Bontang Sesalkan Ada Provokator

Penghadangan Pekerja Pertamina di Pelabuhan Loktuan, Kapolres Bontang Sesalkan Ada Provokator

TRIBUNKALTIM.CO/ FACHRI R
Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena saat diwawancarai Tribunkaltim.co belum lama ini di Mapolres Bontang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Kapolres Bontang, AKBP Boyke Karel Wattimena menyesalkan adanya provokator pada insiden penghadangan pekerja Pertamina di Pelabuhan Loktuan, Rabu (8/4/2020).

Dia mengaku senang dengan adanya kesadaran masyarakat menjaga wilayah mereka. Namun juga harus diperhatikan kebijakan turunan pemerintah terkait masalah ketahanan pangan, energi dan BBM.

"Yang saya tidak suka itu ada provokator. Tapi jujur kami berterima kasih kalau masyarakat itu punya kesadaran menjaga wilayahnya, itu bagus," ungkapnya.

Ia tak mau warga sipil lantas main tindak hukum sendiri. Sebisa mungkin laporkan saja ke kantor polisi, bila terjadi suatu hal yang dianggap mencurigakan di lingkungan tempat tinggal.

"Tadi ada salah satu masyarakat yang sengaja provokator mengatakan 'ya sudah kalau gitu gak usah dijaga lagi'. Saya pikir itu tindakan yang kurang tepat dan tidak baik. Makanya harus diingatkan," ucapnya.

Ia mengimbau agar masyarakat tetap menjaga imunitas lingkungan di wilayahnya masing-masing. Sehingga mata rantai penyebaran Virus Corona atau covid-19 bisa diputuskan.

"Terkait kebijakan pemerintah pusat soal ketahanan ekonomi, sampai ke pemerintah daerah harus didukung juga," tuturnya. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved