Berita Pemkab Kutai Barat

20 Warga Kubar Dikarantina Usai Ikuti Ijtima di Kabupaten Gowa, Warga Diimbau Tetap di Rumah

pasien yang positif Corona berdasarkan hasil rapid test adalah salah seorang peserta kegiatan Itjima di Gowa

HUMASKAB KUBAR
Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menyampaikan perkembangan dan kondisi virus Corona (Covid-19) di Kubar dalam konferensi pers di Rumah Jabatan Bupati yang menjadi media center, Selasa (7/4/2020). 

SENDAWAR - Untuk mencegah masuknya virus Covid-19 (virus Corona) di Kutai Barat, Pemkab Kubar melalui Tim Gugus Tugas melakukan karantina. Hingga hari Rabu (8/4/2020), total sudah 20 warga Kubar yang wajib jalani karantina.

Diketahui puluhan warga itu baru pulang mengikuti kegiatan Ijtima Jamaah Tabligh Dunia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Sekretaris Kabupaten Kubar Drs Yacob Tullur MM menuturkan, 20 warga Kubar tersebut dikarantina di Mes Dispora Kutai Barat. Proses karantina dilakukan mulai hari Minggu (5/4/2020). Dari perolehan data total yang menjalani rapid test di Kubar sebanyak 44 orang, 43 orang dinyatakan negatif dan 1 orang positif.

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat dr Ritawati Sinaga MSi menuturkan, pasien yang positif Corona berdasarkan hasil rapid test adalah salah seorang peserta kegiatan Itjima di Gowa dan untuk memastikan hasilnya, telah diambil sampel dan dikirim langsung ke Surabaya untuk dilakukan test Swab.

"Saat ini kita masih menunggu hasilnya," terang dr Ritawati.

Kadiskes mengajak seluruh warga Kubar mengurangi aktivitas di luar rumah, dan di rumah saja untuk menjaga kesehatan. Selain itu masyarakat harus disiplin mengikuti anjuran dari pemerintah agar Kubar mampu memutus mata rantai Covid-19.

"Pemerintah sudah menyiapkan segala sesuatu termasuk hal-hal yang dibutuhkan seperti tempat karantina. Sekali lagi masyarakat jangan mengganggap enteng wabah Covid-19, ini merupakan sesuatu yang sangat serius dan sangat berbahaya.

Jika ada keluarga yang datang dari perjalanan luar daerah Kubar harap tidak langsung pulang ke rumah tetapi harus melaporkan diri ke faskes terdekat terlebih dahulu, dan lakukan dulu isolasi mandiri 14 hari," jelas Ritawati.

Kita harus tertib protokoler kesehatan demi penanganan Covid, kita semua tentu berharap dengan kerjasama seluruh warga Kutai Barat dapat bersama sama menangani bahaya Virus Corona dengan waspada, berperilaku hidup bersih dan sehat, serta menggunakan masker, imbuhnya (adv/hms10)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved