Virus Corona di PPU

Cegah Virus Corona, Menteri Keuangan Minta Dana Perjalanan Dinas Dihapus Untuk Dipakai Bantu Warga

Cegah Virus Corona, Menteri Keuangan meminta agar dana perjalanan dinas dihapus untuk dipakai bantu warga

TribunKaltim.Co/HO
Bupati Abdul Gafur Masud saat mengikuti video conference di Pemkab PPU. 

TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM -Cegah Virus Corona, Menteri Keuangan meminta agar dana perjalanan dinas dihapus untuk dipakai bantu warga

Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani mengatakan, bahwa kepala daerah sudah harus bisa melakukan perubahan radikal terkait penggunaan anggaran di daerah masing-masing.

Hal ini disampaikan Menkeu di sela-sela video conference bersama seluruh Kepala Daerah di Indonesia, salah satunya Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis, (9/4/2020) di Aula Lantai I Kantor Bupati PPU.

Dalam rilis Humas Setkab PPU, pada video conference tersebut hadir Bupati PPU, Abdul Gafur Masud (AGM), Wakil Bupati PPU, Hamdam, Kapolres PPU, AKBP Dharma Nugraha, Dandim 0913 PPU, Letkol Inf. Mahmud, Sekda PPU, Tohar, Kadiskes PPU, Arnold Wayong, Dirut RSUD PPU, Jansje Grace Makisurat dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

"Dalam rangka penanganan dan penyebaran wabah Virus Corona atau covid 19 ini, pemerintah daerah sudah harus bisa melakukan perubahan radikal terhadap penggunaan APBD di daerah masing-masing," kata Sri Mulyani.

Baca Juga

Dampak Wabah Virus Corona, Ribuan Pekerja Sektor Pertambangan dan Perkebunan di Kukar Dirumahkan

Bandara Juwata Tarakan Belum Berlakukan Pembatasan Penerbangan Kala Pandemi Corona

Waspadai Sakit Perut, Gejala Baru Pasien Positif Corona Terjadi di Rumah Sakit di Amerika Serikat

Menkeu menilai belanja yang ada di daerah saat ini masih terlalu besar, salah satunya adalah belanja ASN merupakan yang terbesar.

Halaman
12
Penulis: Aris Joni
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved