Virus Corona di Berau

Pilkada Berau Ditunda, Ketua DPRD Madri Pani Sebut Semua Fokus Penanganan Covid-19

Ketua DPRD Berau Madri Pani mengapresiasi penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) serentak 2020 khususnya di Berau.

Tribunkaltim.co, Ikbal Nurkarim
Ketua DPRD Berau Madri Pani 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Ketua DPRD Berau Madri Pani mengapresiasi penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada  ) serentak 2020 khususnya di Berau.

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan salah satu strategi pemerintah pusat agar pemerintah Provinsi dan Kabupaten bisa konsentrasi penanganan wabah virus corona di wilayah masing-masing, termasuk di Bumi Batiwakkal sebutan kabupaten Berau.

"Intinya saya sangat setuju sekali pilkada tahun ini ditunda. Artinya pemerintah bisa betul-betul fokus melakukan penanganan covid-19 ini," tegasnya.

Politisi Partai Nasdem itupun berharap kepada semua bakal calon untuk menunda aktivitas yang dapat mengundang orang banyak berkumpul sesuai anjuran pemerintah pusat.

Seperti pemasangan spanduk di jalanan, pembagian poster bakal calon dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pemilihan kepala daerah selama pandemi Covid-19.

Tangani Pandemi Virus Corona, Tim Medis di Berau Kalimantan Timur Terima Bantuan Alat Pelindung Diri

Rapat Bersama Menteri, Pemkab Berau Alokasikan Rp 20 Miliar untuk Warga Terdampak Corona

Di Depan Pimpinan DPRD, Bupati Muharram Paparkan Langkah-langkah Ini Tangani Covid-19 di Berau

Waspada, Modus Kejahatan Berkedok Petugas Penanganan Covid-19, Bupati Berau Nyaris Jadi Korban

"Soal politik nantilah, Pilkada juga ditunda. Mari kita sama-sama fokus melakukan penanganan virus corona. Biar masyarakat juga merasa terlayani, tidak ada namanya pencitraan dalam pandemi Covid-19. Mari kita fokus membantu masyarakat dalam situasi wabah virus corona ini," tandasnya.

Diketahui, KPU RI, anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) RI, Menteri Dalam Negeri ( Mendagri ), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ( DKPP ) RI gelar rapat dengar pendapat, Senin (30/3/2020).

Hasilnya, ada empat poin diputuskan.

* Pertama, melihat perkembangan pandemi Covid 19 yang hingga saat ini belum terkendali dan demi mengedepankan keselamatan masyarakat, Komisi II DPR RI menyetujui penundaan tahapan Pilkada Serentak 2020 yang belum selesai dan belum dilaksanakan.

* Kedua, pelaksana Pilkada Lanjutan akan dilaksanakan atas persetujuan bersama antara KPU, pemerintah, dan DPR.

Halaman
12
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved