Virus Corona

Respon Mengejutkan Kapolri Idham Azis Kala Polisi Disebut Alat Bungkam Kritik ke Presiden Jokowi

Respon mengejutkan Kapolri Idham Azis soal Telegram terbaru, kala polisi disebut alat bungkam kritik ke Presiden Jokowi

Tribunnews
Kapolri Idham Azis dan Presiden Jokowi 

TRIBUNKALTIM.CO - Respon mengejutkan Kapolri Idham Azis soal Telegram terbaru, kala polisi disebut alat bungkam kritik ke Presiden Jokowi.

Telegram Kapolri yang menyatakan akan memproses hukum penghina Presiden Joko Widodo atau Jokowi, di masa pandemi Virus Corona, menuai polemik.

Kapolri Idham Azis pun memberi respon atas tudingan jajarannya dijadikan alat pembungkam kritik.

Bukannya marah, Idham Azis justru memberikan jawaban yang mengejutkan, yakni bersikap santai.

Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis menganggap wajar sejumlah kritik terhadap ketentuan pemidanaan di tengah wabah covid-19 yang disebabkan Virus Corona.

Diketahui, baru-baru ini Kapolri menerbitkan lima surat Telegram terkait upaya penegakan hukum selama wabah covid-19.

Telegram Terbaru Kapolri Idham Azis, Minta Polisi Tindak 3 Kelompok Ini Saat Wabah Virus Corona

Telegram Terbaru Idham Azis Soal Virus Corona, Polisi Dilarang Begini Saat Ramadhan dan Idul Fitri

Telegram itu pun menuai kritik, terutama dari lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Namun, menurut Idham, bahkan para tersangka juga memiliki hak untuk mengajukan keberatan melalui mekanisme praperadilan.

"Pro-kontra itu hal yang biasa.

Para tersangka juga punya hak untuk mengajukan praperadilan,” kata Idham Azis melalui keterangan tertulis, Rabu (8/4/2020).

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved