Virus Corona

Virus Corona di Amerika Serikat Mengganas, Kamar Mayat di New York Dipenuhi Jenazah Korban Covid-19

Wabah Virus Corona di Amerika Serikat mengganas, sehingga kamar mayat di New York dipenuh oleh jenazah korban covid-19.

Freepik.com
Ilustrasi - Virus Corona atau covid-19 

TRIBUNKALTIM.CO - Wabah Virus Corona di Amerika Serikat mengganas, sehingga kamar mayat di New York dipenuh oleh jenazah korban covid-19.

Akibat penuhnya kamar mayat, Pemerintah New York menyatakan, mereka akan memakamkan jenazah korban Virus Corona atau covid-19 itu di taman untuk sementara.

Kamar mayat rumah sakit, yang biasanya menampung 15 jasad, telah penuh.

Jadi, 80 lemari pendingin dilaporkan mulai dikerahkan.

Tetapi lemari pendingin juga mulai mendekati kapasitasnya.

Ketua dewan kota menyatakan, saat ini petugas di ruang mayat berhadapan dengan "momen setara dengan tragedi 9/11" setelah Virus Corona menyebar.

Update, Jumlah Positif Virus Corona di Indonesia Melonjak, Kini Tembus 3 Ribuan

Pemain Persib Bandung Ungkap Masalah Setelah 2 Minggu Latihan Mandiri,Berharap Corona Cepat Berakhir

40 Orang Disuntik Calon Vaksin Corona, Bila Lancar Tersedia Untuk Masyarakat Beberapa Waktu Kedepan

Pasien Positif Virus Corona Asal Jakarta, Ternyata Enam Hari Berada di Kutai Timur

"Parit akan digali untuk 10 peti mati secara berjejer," ujar Mark Levine dalam kicauannya di Twitter, seperti dikutip Sky News Senin (6/4/2020).

Levine menerangkan, proses pemakaman jenazah korban covid-19 di taman itu akan dilakukan sesuai prosedur dan bersifat sementara.

"Tapi, saya yakin ini momen yang sangat sulit bagi warga New York untuk memahaminya," lanjut Levine dalam pernyataannya itu.

Sementara rumah duka kewalahan dengan dinas pemakaman kota tak bisa dengan cepat menguburkan korban.

Halaman
1234
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved