Virus Corona di Kaltara

Walikota Tarakan Minta Pembatasan Penerbangan, Kepala Bandara Juwata Tarakan Khawatir Soal Logistik

Bandara Juwata Tarakan belum mengindahkan permintaan Walikota Tarakan, dr. Khairul terkait pembatasan penerbangan yakni 1 penerbangan dalam sehari.

TribunKaltim.co/Risnawati
Kepala Bandara Juwata Tarakan, Agus Priyanto, Kamis (9/4/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Bandara Juwata Kota Tarakan belum mengindahkan permintaan Walikota Tarakan, dr. Khairul terkait pembatasan penerbangan yakni 1 penerbangan dalam sehari.

Pasalnya pembatasan 1 penerbangan dalam sehari, dikhawatirkan dapat berpengaruh pada supply logistik.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bandara Juwata Tarakan, Agus Priyanto, Kamis (9/4/2020).

Kalau itu tidak ada penerbangan, tidak ada supply logistik dari luar Tarakan, kita mengandalkan kapal yang notabenenya tidak bisa setiap hari kita hadirkan. Tapi kalau flight kan bisa datang sehari, tapi dengan ada terbangnya pesawat nanti bisa kita hadirkan untuk distribusi logistik," ungkapnya kepada TribunKaltim.co

Dirinya mengaku ingin mendukung permintaan Walikota Tarakan, namun dengan cara membatasi tujuan destinasi.

BACA JUGA:

 Pasien Positif Covid-19 Tambahan di Samarinda, Bukan dari Kluster Manapun, Riwayat ke Acara di Bogor

 Lawan Covid-19, Warga Pesona Bukit Batuah dan Taman Sari Balikpapan Resmi Karantina Wilayah

 Karantina Wilayah Pesona Bukit Batuah dan Taman Sari Balikpapan, Begini Penerapan Sistem Keamanannya

"Jadi dalam hati kecil saya ingin mensupport pak Wali (Walikota Tarakan) tapi caranya bagaimana? Jadi yang kita lakukan itu sudah pembatasan jadi 1 destinasi 1 flight.

Itu juga kadang-kadang ada yang tidak terbang karena tidak ada demand, ya ini kan sama-sama saling mempengaruhi, itu dia permasalahannya," terangnya.

Agus Priyanto juga menuturkan bahwa di Bandara Juwata Tarakan tidak memiliki penerbangan kargo.

"Tidak bisa, karena kita tidak punya penerbangan kargo, jadi penerbangan yang tadi ada kargo sampai 10 ton itu karena dia nempel dipenerbangan penumpang.

kalau itu dilarang, ya tidak ada supply. Itu yang saya khawatirkan," pungkasnya.

IKUTI >> Update virus Corona

IKUTI >> Update virus Corona di Kaltara

( TribunKaltim.co/Risnawati )

Penulis: Risnawati
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved