Berita Pemprov Kalimantan Timur

Awang Faroek Apresiasi Gubernur Isran Noor Tangani Covid-19 Dukung Kebijakan Pemerintah Pusat

Atas upaya dan kerja keras serta kebijakan Gubernur Isran Noor beserta jajaran Pemprov Kaltim, Awang Faroek Ishak sangat mengapresiasi

HUMASPROV KALTIM/ADI SUSENO
Gubernur Kaltim Isran Noor menyampaikan kebijakan daerah yang selalu mengikuti aturan pusat saat video conference dengan Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kaltim, Awang Faroek Ishak (AFI). AFI sebelumnya dua periode memimpin Provinsi Kaltim (2008-2013 dan 2013-2018). 

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah melaksanakan berbagai kebijakan pusat, baik menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres), Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) maupun Surat Edaran para menteri terkait dalam upaya percepatan penanganan virus corona di daerah.

Hal itu ditegaskan Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor saat video conference (vicon) Perkembangan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Kalimantan Timur dengan Anggota DPR RI Dapil Kaltim Profesor Dr H Awang Faroek Ishak (AFI), Kamis (9/4/2020).

Dalam penjelasannya, Gubernur Isran Noor mengatakan pada dasarnya pemerintah daerah sangat mendukung kebijakan pemerintah pusat. Terbukti berbagai keputusan dan ketetapan langsung ditindaklanjuti Pemprov Kaltim.

"Pemprov bersama Polda Kaltim dan Kodam VI Mulawarman telah melakukan berbagai upaya termasuk menetapkan kebijakan dalam upaya mengantisipasi dan memitigasi penyebaran virus corona sesuai kebijakan pusat," katanya di Ruang Heart of Borneo Kantor Gubernur Provinsi Kaltim.

Pemprov lanjutnya, mengoptimalkan potensi dan sumber daya daerah dalam percepatan penanganan Covid 19. Semuanya, selain guna memberikan jaminan terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) juga melindungi keselamatan warga Kaltim.

"Kami telah membentuk dan mengoptimalkan kerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim. Terutama menginstruksikan seluruh rumah sakit daerah juga dinas/instansi terkait melakukan langkah antisipasi dan penanganan dalam menghadapi wabah ini dengan segala keterbatasannya. Walaupun secara konsekuen pusat juga sudah mulai menyalurkan bantuan ke daerah," jelas Isran.

Selain itu, ungkap Gubernur, baru saja Pemprov Kaltim melalui TAPD bersama DPRD Kaltim (Tim Banggar) menyetujui dan menyepakati dana realokasi dan refocusing anggaran percepatan penanganan Covid-19 bersumber dari APBD tahun 2020.

"Terpenting, Kaltim juga telah merealokasi dan merefocusing anggaran daerah tahun ini. Refocusing dan belanja tidak terduga total Rp388,2 miliar. Dana sudah dialokasikan ke SKPD teknis Rp36,6 miliar," sebut Isran Noor.

Selanjutnya, refocusing tahap dua Rp351,6 miliar dari rasionalisasi 30 persen perjalanan dinas dan pemotongan hibah serta pembatalan beberapa kegiatan SKPD berskala nasional maupun daerah.

"Laporan sudah kita kirimkan ke Mendagri. Prioritas dana realokasi maupun refocusing digunakan untuk pengadaan alat kesehatan, alat pelindung diri (APD), konsumsi dan vitamin tenaga medis, operasional Gugus Tugas Covid-19 Kaltim. Termasuk pembiayaan bagi warga dan pelaku UMKM yang terdampak serta apresiasi bagi tenaga medis Covid 19," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved