Pencak Silat Kaltim Tetap Berlatih, Namun Harus Kurangi Kontak Fisik Langsung

Pesilat yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kaltim tetap menjalani latihan rutin.

TribunKaltim.Co/HO
Marzuki dan Mairina Nawi terharu, anak sulung pasangan ini berhasil mengibarkan bendera merah putih di tiang tertinggi Asian Games 2018. Iqbal Chandra Pratama meraih medali emas Asian Games 2018 dari cabang olahraga Pencak Silat. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pesilat yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kaltim tetap menjalani latihan rutin.

Namun, tak bisa lagi berlatih dengan cara seperti biasa.

Jumlah orang latihan dibatasi maksimal lima orang, begitu juga dengan kontak fisik langsung.

"Sekarang kami sarankan latihan mandiri, kalau latihan bareng itu hanya boleh sesama orang terdekat," kata Wakil Ketua IPSI Kaltim Ego Arifin, saat dihubungi via telepon, Jumat (10/4/2020).

Orang terdekat, kata Ego Arifin, seperti salah satu pesilat Iqbal Candra Pratama. Dapat berlatih maksimal lima orang dengan saudara ataupun istrinya.

"Begitu juga dengan yang lain. Tapi harus terpisah latihannya," kata Ego.

Baca Juga

Atlet Bola Tangan Kaltim Bagas Tirta Prakoso Jalani 13 Materi Latihan Tiap Hari

Jabodetabek Masuk Zona Merah Covid-19, Delapan Atlet Cabor Sepatu Roda Kaltim Bertahan di Bekasi

Terdapat 11 pesilat IPSI Kaltim yang mengikuti program TC Mandiri untuk persiapan PON Papua.

Halaman
12
Penulis: Sapri Maulana
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved